Ngabang,kpksigap.com – Landak – Ada keanehan di SPBU 64.783.03 Ngabang.
Seorang pengendara mobil yang ingin mengisi Pertalite ditolak mentah-mentah karena kendaraannya belum terdaftar di MyPertamina. Tapi yang bikin tercengang, dirigen berbarcode malah dilayani dengan mulus, tanpa hambatan!
Apakah ini SPBU atau tempat sulap? Sejak kapan dirigen punya barcode dan bisa mengantre layaknya kendaraan resmi.
Masyarakat pun bertanya-tanya, siapa yang berhak mendapat BBM subsidi—pengguna kendaraan atau justru mereka yang punya “jalur khusus”?
Lebih mengejutkan lagi, praktik ini terjadi di SPBU yang bersebelahan dengan kantor polisi.
tetapi tetap berjalan lancar tanpa gangguan. Apakah ada pengawasan atau semua hanya menutup mata?
Hingga kini, pihak SPBU dan aparat terkait masih diam seribu bahasa. Sementara itu, masyarakat semakin penasaran.
BBM subsidi ini benar untuk rakyat, atau hanya untuk mereka yang punya “barcode sakti”?
Tim Investigasi – Redaksi
Editor : Rahmad Maulana




