Sinergi Akbar di Green Farm Banyuwangi: Gubernur Jatim dan Tokoh Lintas Sektor Panen Raya Jagung untuk Kedaulatan Pangan

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI – Semangat mewujudkan ketahanan pangan nasional mencapai puncaknya di ujung timur Pulau Jawa. Pada Sabtu (28/02/2026), sebuah kolaborasi besar tersaji dalam acara Panen Raya Jagung yang berlokasi di kawasan lahan pertanian istana organisasi non-profit Green Farm, Jl. Temuguruh, Dusun Karanganyar Kidul, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

 

Kegiatan ini merupakan hasil nyata dari masa tanam Kuartal IV tahun 2025 yang dikelola secara kolaboratif untuk memperkuat stok pangan nasional di awal tahun 2026.

Kehadiran Tokoh Kunci dan Pimpinan Daerah

 

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Banyuwangi, yang secara simbolis melakukan pemetikan jagung pertama di lahan produktif Green Farm. Kehadiran pimpinan tertinggi di provinsi Jawa Timur Gubernur (Ibu Hj. Khofifah Indar Parawansa) dan bupati kabupaten Banyuwangi (Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., M.KP) ini menegaskan bahwa sektor pertanian adalah pilar utama dalam menjaga harga diri bangsa melalui kedaulatan pangan.

Dukungan penuh dari unsur kepolisian juga tampak nyata dengan hadirnya:

 

Kapolresta Banyuwangi (Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H) dan Wakapolresta Banyuwangi (AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K.) sebagai tuan rumah pengamanan wilayah.

 

Karolog (Kepala Biro Logistik) Polda Jawa Timur, (Kombes Pol Dirmanto) yang hadir dalam rangka koordinasi lintas wilayah guna mendukung program ketahanan pangan Polda Jatim.

 

Kolaborasi Strategis: Jajaran Kwarda Pramuka, HKTI, dan Green Farm

 

Panen raya ini merupakan buah sinergi antara Polda Jawa Timur, Kwarda Pramuka Jawa Timur, dan HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Jawa Timur. Pemilihan lokasi di Green Farm, Dusun Karanganyar Kidul, menjadi simbol keterlibatan organisasi non-profit dalam inovasi pertanian berkelanjutan.

 

Keterlibatan Pramuka menonjolkan peran generasi muda dalam regenerasi petani, sementara (HKTI) memastikan pendampingan teknis agar hasil panen di lahan Karangsari ini mencapai kualitas terbaik.

 

Transparansi dan Peran Media

Kegiatan ini turut dikawal ketat oleh insan pers media Banyuwangi dan tim media dari KPK Sigap Banyuwangi. Kehadiran mereka memastikan bahwa seluruh proses pemberdayaan lahan dan distribusi hasil tani berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan, selaras dengan semangat integritas nasional.

 

“Kedaulatan pangan adalah martabat bangsa. Hari ini, di lahan Green Farm, kita membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat, organisasi non-profit, dan pemuda adalah kunci kemandirian kita,” ujar salah satu perwakilan pimpinan di lokasi.

 

Menatap Masa Depan Pangan di Tahun 2026

Dengan hamparan jagung yang menguning di Kecamatan Sempu, Banyuwangi kembali mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan yang tangguh. Keberhasilan di Desa Karangsari ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memanfaatkan lahan secara terintegrasi demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *