Di setiap hari Sabtu, akhir pekan dalam Minggu, salah satu kegiatan yang dijadwalkan dalam Lembaga Pendidikan SMK Santo Thomas Maumere Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah Senam Pagi Bersama yang dipandu oleh Instruktur Ibu Adel, Ibu Rahel dan peserta didik yang sudah terlatih.
Setelah kegiatan Senam pagi bersama, dilanjutkan dengan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Kegiatan P5 ini diharapkan peserta didik mampu berkreativitas, mengembangkan kemampuan untuk dapat menciptakan sebuah hasil karyanya baik secara pribadi maupun secara kelompok agar mendorong tercapainya profil pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis projek. Dengan menjalankan P5, peserta didik diharapkan dapat menumbuhkan kapasitas kemampuan.
Selain diisi dengan kegiatan P5, kegiatan setelah senam pagi dilanjutkan dengan kegiatan ekstra sesuai dengan pilihan bakat dan kemampuan peserta didik antara lain, Seni Suara, Seni Tari, Olahraga (Badminton, Volley, Futsal, Bulu Tangkis)
Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Pediatrics (2019), aktivitas fisik seperti senam dapat meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan koordinasi motorik pada anak-anak.
Kata seorang guru Aloysius Lanang, S.Fil jabatan sebagai Kaur Kurikulum, mengatakan bahwa kegiatan rutinitas senam pagi yang sudah dimuat dalam kegiatan rutinitas sekolah ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh para siswa dan guru. Senam pagi dipandu oleh instruktur senam yang sudah berpengalaman oleh guru – guru sekolah ini. Instruktur senam ini akan memberikan gerakan-gerakan senam yang mudah dan menyenangkan.
Kata seorang peserta didik Yohanes Don Bosco Nurak, dipanggil keseharian Eko asal Desa Lela, memilih Jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW) mengungkapkan bahwa kegiatan senam yang dilakukan setiap hari Sabtu, sangat menyenangkan bagi diri. Menurut Eko bahwa olahraga itu sangat bagus untuk meningkatkan aktivitas tubuh yang baik dan sehat. Eko juga menuturkan bahwa selama 5 hari kegiatan proses belajar mengajar dengan tingkat kejenuhan yang dialami, maka hari Sabtu diisi dengan kegiatan senam pagi, kegiatan P5, kegiatan ekstra pilihan sesuai bakat dan minat peserta didik. Maka bagi Eko dan teman – temannya, merasakan pilihan melanjutkan pendidikan di SMK sangat menyenangkan bagi mereka. Apalagi di SMK Santo Thomas Maumere Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) memiliki 9 Program Studi antara lain, Program Studi Akutansi, Manajemen Perkantoran, Asisten Teknik Laboratorium Medik, Farmasi Klinik & Komunitas, Usaha Perjalanan Wisata, Perhotelan, Kuliner, Desain & Produksi Busana dan Asisten Keperawatan & Caregiver.
Jurusan – Jurusan di SMK Santo Thomas Maumere ini, menjadi sebuah pilihan peserta didik dari SLTP kelas IX karena bagi orang tua dan anak, pilihan melanjutkan di SMK Santo Thomas Maumere sangat menjanjikan masa depan anak setelah tamat.
Kepala SMK Santo Thomas Maumere, Agustino Lameng, SH pada setiap pertemuan baik formal maupun di saat rileks menyampaikan kepada seluruh peserta didik dan kepada guru – guru, melaksanakan gerakan menanam pohon dan bunga – bunga di halaman lingkungan sekolah. Gerekan moral melestarikan lingkungan hidup ini, disampaikan kepada peserta didik yang menamatkan di Lembaga Pendidikan SMK Santo Thomas, datang mengambil Ijasah dengan membawah sebuah pot bunga hidup untuk sekolah. Gerakan mencintai lingkungan hidup di sekolah dengan cara ini, patut dicontoh oleh sekolah – sekolah lainnya.
Labuan Bajo, KPK SIGAP. COM – Komitmen pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMK N1) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – NTT, merespon dan […]
SOPPENG,- Kpk- sigap com -// Pemerintah Kabupaten Soppeng menyambut baik pengembangan Fakultas Vokasi (FV) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Ompo, Soppeng. Hal itu terungkap saat audiensi […]
Jakarta,kpksigap.com – Ketua Umum Lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi (INPEST) Ir Ganda Mora SH.M.Si meminta pihak KPK dan Kejaksaan Agung RI segera ungkap dugaan penyelewengan […]