Longsor Empat Bulan Belum Ditangani, LSM Barak Desak Pemkab Bogor Segera Bangun TPT atau DPT di Tanjakan Cikuluwung

 

BOGOR –kpksigap

Longsor yang terjadi di kawasan Tanjakan Cikuluwung, Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen.

Padahal, peristiwa tersebut telah terjadi sekitar empat bulan lalu dan dikhawatirkan dapat memicu longsor susulan yang membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

Ruas jalan yang terdampak longsor merupakan jalan kabupaten yang memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung masyarakat dari wilayah Pamijahan menuju perbatasan Kabupaten Sukabumi. Kondisi ini membuat penanganan longsor menjadi sangat penting karena jalan tersebut setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Wakil Ketua II LSM Barak Kabupaten Bogor, Adi Chandra, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada realisasi pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) maupun Dinding Penahan Tanah (DPT) di lokasi longsor.

“Kami sangat prihatin karena sudah sekitar empat bulan sejak longsor terjadi, namun belum ada realisasi pembangunan TPT atau DPT. Padahal kondisi tebing di lokasi masih rawan dan berpotensi mengalami longsor susulan,” ujar Adi Chandra kepada media, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut telah disampaikan kepada Bupati Bogor, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

Namun hingga kini masyarakat belum melihat adanya langkah konkret berupa pembangunan pengaman tebing.

Adi menegaskan, pemerintah daerah perlu segera mengambil tindakan sebelum terjadi bencana yang lebih besar. Mengingat lokasi longsor berada di jalur vital yang menjadi akses penghubung antarwilayah, keterlambatan penanganan dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Jalan ini merupakan jalan kabupaten yang menjadi akses penting dan tembus ke arah Sukabumi. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru dilakukan penanganan. Kami meminta pemerintah segera membangun TPT atau DPT agar longsor susulan tidak terjadi,” tegasnya.

LSM Barak Kabupaten Bogor berharap Pemerintah Kabupaten Bogor melalui instansi terkait segera melakukan kajian teknis dan merealisasikan pembangunan pengaman tebing di lokasi longsor.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keselamatan masyarakat serta memastikan akses transportasi yang menghubungkan wilayah Bogor dan Sukabumi tetap aman dilalui.

Reporter Andi supri

Editor Mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *