Madiun,” kpksigap.com – Hampir tiga bulan dibangun, Jembatan Mojopurno akhirnya sudah bisa dilintasi kendaraan. Itu setelah progres pekerjaan mencapai 98 persen, khususnya saat umur aspal sudah cukup.
“Sekarang ini sisa pekerjaan finishing seperti pengecatan, pemberian marka dan penyelesaian bahu jalan,” kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun Anang Tri Cahyono, saat dikonfirmasi.
Anang menyebutkan jika kondisi jembatan sepanjang 12 meter tersebut mulai bisa digunakan masyarakat, baik pengendara roda dua maupun empat. Namun untuk proses penyelesaian keseluruhan pekerjaan, pihaknya memperkirakan masih membutuhkan waktu sekitar sepekan lagi.
“Dimungkinkan nanti sebelum puasa itu sudah 100 persen bisa digunakan, sembari menyelesaikan pekerjaan finishing,” tuturnya.
Dia juga menambahkan sejak awal pekerjaan 6 Desember 2024 hingga sekarang, pihaknya mengaku tidak ada kendala tertentu.
Namun langkah perbaikan itu diakuinya sedikit banyak menganggu aktivitas ekonomi di sekitar jembatan. Seperti pertokoan dan pemukiman warga.
“Kendalanya ada, karena dekat dengan aktivitas warga maka kami perlu saling memberi ruang agar pekerjaan kami tetap berjalan dan perekonomian maupun aktivitas warga juga tidak terganggu fatal,” terangnya.
Di sisi lain, Anang belum bisa memastikan jumlah total anggaran pembangunan jembatan yang rusak akibat banjir pada 17 November tahun lalu itu.
Pihaknya mengaku sampai saat ini masih menghitung total biaya dari estimasi anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) 2025 sebesar Rp 2,4 miliar.
“Untuk pasti total biaya masih proses perhitungan, dimungkinkn tidak lebih dari alokasi estimasi anggaran kami sebelumnya itu,” tandasnya.
KPKsigap – RED – Ronny




