Aksi Massa Kasus Dugaan Korupsi Mini Zoo Purworejo Menguat, Masyarakat Tuntut Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

 

PURWOREJO – KPKsigap.com

Gelombang tuntutan terhadap penanganan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Mini Zoo Purworejo kian menguat. Berbagai elemen masyarakat dikabarkan tengah mematangkan persiapan aksi unjuk rasa sebagai bentuk desakan agar proses hukum berjalan transparan, profesional, dan tidak tebang pilih.

Rencana aksi tersebut muncul sebagai respons atas kekecewaan publik terhadap perkembangan penyidikan yang dinilai belum menyentuh seluruh pihak yang diduga bertanggung jawab dalam proyek bernilai miliaran rupiah itu.

Salah satu Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Purworejo Tuntut Keadilan, Sumakmun, mengatakan persiapan aksi telah mencapai sekitar 90 persen. Menurutnya, masyarakat menginginkan penegakan hukum yang berkeadilan dan bebas dari intervensi.

“Masyarakat sudah lelah melihat penegakan hukum yang terkesan tebang pilih. Kami akan menggelar aksi besar untuk memastikan hukum berlaku adil bagi semua pihak,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Dukungan terhadap rencana aksi disebut datang dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, hingga praktisi hukum. Mereka mendorong aparat penegak hukum mengusut perkara secara menyeluruh berdasarkan alat bukti serta mengedepankan prinsip transparansi.

Tokoh Ormas Brigade Joxzin Purworejo, Kelik, menilai penyidik perlu menelusuri seluruh pihak yang memiliki peran dalam proses pengambilan kebijakan, pengawasan, maupun pengelolaan anggaran proyek.

“Dalam proyek skala besar seharusnya penyidik juga menelusuri pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam pengambilan kebijakan, pengawasan, hingga aliran anggaran,” katanya.

Sementara itu, tokoh senior Pemuda Pancasila Purworejo, Tresno Wibowo, berharap penyidikan dilakukan secara komprehensif sehingga seluruh pihak yang diduga bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Publik ingin seluruh pihak yang bertanggung jawab diperiksa berdasarkan alat bukti, bukan hanya satu atau dua orang,” ujarnya.

Kasus dugaan korupsi proyek Mini Zoo Purworejo sendiri menjadi sorotan publik setelah proyek yang semula dirancang sebagai kawasan wisata edukasi diduga mengalami berbagai persoalan, mulai dari ketidaksesuaian antara anggaran dan hasil pekerjaan, kualitas konstruksi yang dipersoalkan, hingga proyek yang sempat mangkrak sebelum akhirnya masuk ke proses penyidikan.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap perkara tersebut secara tuntas, objektif, dan profesional. Konsolidasi aksi masih terus dilakukan, dengan tuntutan utama agar seluruh pihak yang diduga terlibat diperiksa sesuai alat bukti, serta proses penyidikan dibuka secara transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Reporter Edvin Riswanto

Editor Mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *