Kehilangan Besar di Dunia Olahraga Banjarmasin Ketua FORKI ( Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia ) H Johansyah Muchlis Wafat. 

Banjarmasin, kpksigap.com – Kota Banjarmasin, yang dikenal sebagai Kota Seribu Sungai, baru saja kehilangan salah satu sosok paling berpengaruh dalam dunia olahraga Karate.

Ketua Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Banjarmasin, sekaligus Wakil Ketua II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banjarmasin, H Johansyah Muchlis, menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu, 21 Desember 2024, pukul 09.45 WITA di RS Ulin Banjarmasin. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama para pelaku olahraga di daerah ini.

Kematian yang Mengejutkan Dunia Olahraga Banjarmasin

Warga olahraga Banjarmasin dibuat terhenyak dengan kepergian almarhum. Kematian yang terjadi secara mendadak ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga besar olahraga karate di kota tersebut.

Banyak yang tak menyangka bahwa sosok yang dikenal penuh dedikasi dan semangat tinggi ini harus berpulang begitu cepat.

Sosok Inspiratif yang Meninggalkan Kenangan Mendalam terutama didunia karateka. 

Aping Wijaya, seorang Pengusaha terkenal di Banjarmasin Pemilik Percetakan Sumber Mas, mantan atlit karate Kyokushinkai yang pernah bertanding pada kejuaraan dunia 1992 di Singapura, sekarang pemegang sabuk DAN 5 Kyokushinkai, mengenang almarhum dengan penuh haru.

Menurutnya, H Johansyah Muchlis adalah pribadi yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan dunia olahraga Banjarmasin.

Beliau bukan hanya pemimpin, tetapi juga sosok yang peduli terhadap perkembangan atlet dan olahraga di daerah ini.

Kepedulian Almarhum terhadap Atlet dan Olahraga Banjarmasin

Almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap pengembangan atlet, baik dalam hal teknik olahraga maupun aspek mental dan emosional.

Aping Wijaya mengungkapkan, “Beliau selalu memberi perhatian lebih kepada perkembangan atlet, menjadikan mereka tidak hanya kuat secara fisik tetapi juga siap menghadapi tantangan mental dalam karir olahraga mereka.”

Meninggalkan Jejak di FORKI Banjarmasin

Sebagai Ketua FORKI Banjarmasin, H Johansyah Muchlis memegang peranan penting dalam membangun komunikasi yang baik antara atlet dan organisasi.

Beliau selalu memastikan aspirasi dan kebutuhan para atlet didengar dan dipenuhi dengan penuh perhatian.

Kiprah almarhum dalam memajukan karate dan olahraga lainnya di Banjarmasin tidak akan terlupakan begitu saja.

Semangat Sportivitas yang Ditumbuhkan untuk Generasi Mendatang

Sebagai seorang pemimpin, H Johansyah Muchlis selalu menanamkan SEMANGAT SPORTIVITAS dan SOLIDARITAS kepada para atlet dan komunitas olahraga Banjarmasin.

Aping Wijaya yang teman sekolah almarhum saat SMAN 4 Banjarmasin menyatakan, “Kita harus melanjutkan SEMANGAT yang beliau wariskan, menjaga SPORTIVITAS dan SOLIDARITAS yang telah beliau tanamkan sejak dulu, untuk generasi penerus yang akan datang.”

Pendorong Perubahan dalam Dunia Olahraga Banjarmasin

H Johansyah Muchlis juga dikenal sebagai sosok yang tidak mengenal lelah dalam berjuang untuk kemajuan olahraga di Banjarmasin.

Dengan visi dan dedikasinya, almarhum berupaya meningkatkan kualitas atlet dan menciptakan budaya olahraga yang berintegritas, yang akan terus menjadi landasan bagi generasi muda mendatang.

Dedikasi Tanpa Henti dalam Memajukan Karate dan Olahraga lainnya di Banjarmasin

Menurut Aping Wijaya, dedikasi H Johansyah Muchlis terhadap olahraga sangat luar biasa.

Tidak hanya dalam memperjuangkan karate sebagai cabang olahraga, tetapi juga dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi para atlet untuk berkembang dengan maksimal. Dedikasi ini menjadi teladan bagi banyak orang.

Warisan Kepemimpinan yang Tak Terlupakan

Sebagai pemimpin yang penuh empati dan profesionalisme, H Johansyah Muchlis meninggalkan warisan kepemimpinan yang akan terus dikenang.

Kepemimpinan beliau yang penuh perhatian dan kasih sayang kepada para atlet serta komunitas olahraga lainnya, menjadi pelajaran berharga yang harus dijaga oleh pengurus FORKI dan seluruh pihak yang terlibat dalam olahraga di Banjarmasin.

Editor: Mega

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *