
Manado, kpksigap.com, 26 Mei 2025.
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK), menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam sistem pendidikan di Sulut. Hal ini disampaikannya saat bertemu dengan para kepala sekolah dari seluruh jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Sulut dalam sebuah forum pendidikan yang digelar di Manado.
“Dalam mendidik anak-anak, kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Kita juga harus membentuk karakter dan sikap mental mereka. Kalau anak-anak kita di luar sekolah berperilaku buruk, berarti ada yang salah dalam proses pendidikan kita,” tegas Gubernur YSK.
Ia juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang melayani di lingkungan sekolah. “Seorang kepala sekolah bukan hanya menjadi pemimpin di atas, tapi harus mau menjadi tangan dan kaki bagi sekolahnya. Jangan takut kotor atau berkeringat. Pemimpin sejati adalah yang rendah hati dan siap melayani,” ujar YSK dengan tegas.
Rehabilitasi Toilet Sekolah Rp9,3 Miliar
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur YSK mengumumkan komitmennya untuk merehabilitasi toilet di seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Sulut dengan anggaran sebesar Rp9,3 miliar. Program ini dirancang agar pihak sekolah tidak lagi terbebani menggunakan dana BOS untuk perbaikan fasilitas sanitasi.
“Toilet sekolah harus bersih, nyaman, bahkan sampai bisa jadi tempat anak-anak membaca buku di depannya. Kebersihan toilet adalah cerminan budaya disiplin dan tanggung jawab. Ini juga bagian dari persiapan kita menjadikan Sulut sebagai destinasi pariwisata unggulan,” jelasnya.
Langkah ini mendapat sambutan positif dari para tenaga pendidik yang hadir. Banyak yang menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk perhatian konkret pemerintah terhadap kualitas lingkungan belajar di sekolah.
Dengan kombinasi antara penguatan karakter, kepemimpinan yang melayani, dan peningkatan infrastruktur sekolah, Gubernur YSK berharap Sulut mampu mencetak generasi yang cerdas, berintegritas, dan siap bersaing di masa depan.
Kpksigap/Redaksi
R. Wowor


