Pontianak,kpksigap.com – Sabtu 23 Agustus 2025 – Dunia pers Kalimantan Barat kembali berdenyut dengan dinamika baru. Johandi, sosok yang selama ini dikenal sebagai Wakil Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) DPD Kalbar, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Namun, langkah mundur itu justru menjadi pijakan baru: ia kini dipercaya menahkodai Jurnalis Media Indonesia (JMI) DPD Kalimantan Barat sebagai Ketua.
Tak hanya Johandi, pada hari yang sama Rahmad Maulana—Kepala Bidang Pendidikan GWI DPD Kalbar—juga mengajukan pengunduran diri. Keduanya kompak menyampaikan bahwa keputusan tersebut lahir dari pertimbangan pribadi, sekaligus wujud tekad untuk tetap berkarya dalam jalur jurnalistik melalui wadah organisasi baru.
Ketua GWI DPD Kalbar, Alfian, merespons langkah keduanya dengan lapang dada. Ia menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut diterima penuh hormat, tanpa sedikit pun mengurangi rasa persaudaraan.
“Bagi kami, persaudaraan jauh lebih besar daripada sekadar struktur organisasi. Keputusan rekan-rekan adalah hak pribadi yang kami hormati. Harapan kami, sinergi antarjurnalis tetap terjaga, demi memperkuat pers Kalimantan Barat yang berkomitmen pada idealisme,” ujar Alfian.
Pergantian haluan ini dipandang bukan sebagai perpecahan, melainkan warna baru dalam perjalanan pers di Kalimantan Barat. Perbedaan wadah organisasi justru memperluas ruang diskusi, memperkaya ide, serta membuka jalan kolaborasi yang lebih luas.
Dengan tongkat komando JMI DPD Kalbar kini berada di tangan Johandi, banyak pihak menaruh harapan lahirnya gebrakan nyata yang dapat bersinergi dengan organisasi pers lainnya, termasuk GWI. Pada akhirnya, semua insan pers dituntut menjaga marwah profesi jurnalistik: berdiri di atas kebenaran, berpihak pada kepentingan publik, dan teguh memegang idealisme.
Ke depan, pers Kalimantan Barat diharapkan semakin solid dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, menyajikan informasi yang mencerahkan, serta memperkuat posisi jurnalis sebagai pilar demokrasi yang berintegritas.
Editor : RM



