Ende, kpksigap.com
Akibat rusaknya jalan jurusan Maukaro-Boafeo- Ende masyarakat Desa Kebiargga Slatan punya Rutinitas tarik mobil.
Masyarakat Kebiargga Slatan selalu melakukan rutinitas yakni tarik bantu mobil untuk melancarkan kegiatan ekonomi masyarakat
Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan pelayanan transportasi pengangkut bahan pangan sebagai pemenuhan kebutuhan pokok dan juga bahan komuditi sebagai topang kehidupan sehari-hari masyarakat Kebiargga Selatan.
Masyarakat yang mendiami ruas jalan Maukaro -boafeo sangat kesulitan dalam mendapatkan fasilitas pelayanan transportasi yakni jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda enam.
Rutinitas tarik mobil dilakukan warga masyarakat ruas jalan Maukaro -boafeo ini dilaksanakan setiap kali mobil yang melintas rute jalan tersebut.
Terutama saat hari Selasa yang merupakan hari ekonomi bagi masyarakat Maukaro -boafeo.
Yohanes gualbertus meo, saat ditemui KPK sigap menjalankan bahwa kegiatan tarik mobil ini terpaksa dilakukan karena jalan yang rusak para dan Tampa ada perhatian dari pemerintah kabupaten Ende.
” Kami jalankan rutinitas tarik mobil ini karna jalan yang rusak parah dan tidak ada perhatian dari pemerintah” tegas mantan Aktifis PMKRI cabang Ende tersebut.
Lebih lanjut Yohanes menjelaskan akibat jalan rusak masyarakat Kebiargga Selatan kesulitan untuk mendapatkan bahan pokok dan juga pertumbuhan ekonomi menjadi lambat”
“Kami merasa sulit untuk belih kebutuhan dasar kami, kami juga sulit mau menjual hasil komuditi kami akibat dari ruas jalan yang tidak diperbaik ini”
Lanjut Yohanes
Masyarakat Kebiargga Selatan, kecamatan Maukaro, kabupaten Ende.
Berharap kepada pemerintah kabupaten Ende untuk segera memperhatikan ruas jalan dimaksud karena menurutnya bahawa rute jalan ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.
Anjelo pun menjelaskan bahwa padah Selasa,17 Desember 2024 lalu Sedikit insiden yang menimpah mobil pengangkut penumpang pasar Maukaro-Mbakaondo-Boafeo yang menimbulkan trauma berat bagi masyarakat pengguna jalan tersebut.
“Kemarin hari Selasa mobil penumpang hampir saja terbalik akibat dari jalan ini, ini yang buat kami takut dan trauma untuk naik mobil”
Jelas Anjelo.
Lebih lanjut Anjelo menjelaskan bahwa masyarakat Kebiargga Selatan mau dan tidak akan tetap melakukan aktifitas menggunakan jalan tersebut walaupun nyawa menjadi taruhan.
” Tapi mau tidak mau kami harus tetap jalan walaupun nyawa kami ini jadi taruhan”
Lanjut Anjelo.
Akibat dari peristiwa itu masyarakat Kebiargga Selatan berharap kepada Dewan perwakilan rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Ende II, untuk bisa menyuarakan aspirasi masyarakat yang dulunya menjadi bahan kampanye dan mengambil hati masyarakat ruas jalan Maukaro -boafeo.
” Pemerintah itu hanya janji saja , sampai saat ini belum direalisasikan, dulu mereka sering buat bahan kampanye dari jalan ini,
Jadi sebagai masyarakat kami harapkan Dewan Ende bisa teruskan aspirasi kami ini”
Tegas Anjelo.
Ende, kpk sigap -ALL DJ.




