KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Sebuah insiden menegangkan terjadi di Jalan Tiga Berlian, Kelurahan Kepatihan, Banyuwangi, pada Rabu (8/4/2026). Seorang bocah perempuan harus mendapatkan bantuan darurat setelah kakinya terperosok dan terjepit di antara celah besi penutup saluran air.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 09.58 WIB tersebut sempat memicu kepanikan warga sekitar. Warga sempat berupaya memberikan pertolongan pertama, namun usaha tersebut gagal karena posisi kaki korban yang tersangkut cukup dalam di sela-sela besi yang rapat.
Melihat kondisi korban yang mulai menangis kesakitan, warga kemudian bergegas menghubungi tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Edy Supriyono, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung menerjunkan tim khusus tak lama setelah menerima laporan. Begitu tiba, petugas terlebih dahulu melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan sang bocah agar tidak semakin trauma.
“Langkah awal yang kami lakukan adalah menenangkan korban agar tetap tenang. Setelah itu, tim segera menyiapkan peralatan khusus (rescue tools) yang diperlukan,” ujar Edy.
Proses evakuasi berjalan dengan sangat hati-hati. Petugas harus bekerja dengan presisi tinggi untuk meregangkan celah besi guna membebaskan kaki korban tanpa menimbulkan cedera tambahan atau luka yang lebih parah.
Berkat ketenangan dan profesionalisme tim di lapangan, perlahan tapi pasti, kaki bocah tersebut akhirnya berhasil dibebaskan dari himpitan besi.
“Kami melakukan evakuasi dengan teknik khusus demi menjamin keselamatan anak tersebut. Syukur, kaki korban akhirnya berhasil dilepaskan dalam kondisi selamat meski mengalami sedikit luka lecet. Petugas di lapangan juga langsung memberikan penanganan medis awal agar kondisi korban membaik,” tutupnya. Sumber: Redaksi Kurnia, Tim Media Kpk Sigap



