Turis Asing Jadi “Korban Kelima” Lubang Trotoar Di Labuan Bajo, Pemkab Mabar Upayakan Solusinya !
Labuan Bajo – NTT, KPKSIGAP.com -// Wajah manis turis asing ini tampak meringis menahan rasa sakit di paha kirinya yang sedang terluka dan diobati oleh warga kota Labuan Bajo.
Ia terprosok di lubang kontrol trotoar di kawasan Pantai Pede, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Labuan Bajo , Kabupaten Manggarai Barat, Flores – NTT , Rabu malam 17 Juni 2025.
Pantauan media ini , Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kabupaten Manggarai Barat, Yosep Suhandi, merespon keluhan warga terkait lubang kontrol pada trotoar di kawasan Pede Desa Gorontalo.
Lubang kontrol itu terbuat dari plat baja, mudah dicuri orang. Pemerintah akan segera ganti dengan plat beton.
Beberapa hari terakhir ini, sejumlah laman media sosial menulis tentang keluhan warga Labuan Bajo, terkait wisatawan mancanegara yang jatuh terperosok pada lubang kontrol trotoar di kawasan Pantai Pede, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo.
Keluhan ini sekaligus menintav perhatian pemerintah, untuk sesegara mungkin mencarikan solusinya. Sebab, jika dibiarkan lama, korban terperosok bertambah, bahkan akan berdampak buruk pada citra pariwisata Labuan Bajo.
“Tolong ya pak, kami warga Gorontalo yang bermukim di depan Restoran Made In Italia. Disini ada lubang trotoar. Sudah ada 3 korban anak TK dan 2 orang dewasa yang jatuh terperosok. Tolong pemerintah segera perbaiki, agar tidak ada lagi korban berikutnya. Jika perlu, lengkapi dengan lampu penerangan,” seruan Zahraro Zahraro di Laman Facebook Labuan Bajo Info.
Seruan akun Zahraro Zahraro itu mendapat beragam tanggapan. Hampir semua mendukung, minta perhatian pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat.
Merespon berbagai seruan itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kabupaten Manggarai Barat, Yosep Suhandi, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat tidak akan tutup mata dengan berbagai persoalan yang dihadapi warga, termasuk masalah lubang kontrol pada trotoar di kawasan Pede itu.
Melansir Ifomabar, Kadis Yosep bahkan mengakui bahwa perhatian akan keluhan warga terkait lobang trotoar di kawasan Pede, itu juga sudah menjadi perhatian Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo.
“Saya sudah dapat telpon langsung dari Pak Sekda. Minta kita segera ambil solusi,” aku Kadis Yoseph, Kamis (19/06/2025)
Sebagai wujud nyata bentuk perhatian atas keluhan warga itu, Kadis Yosep telah memberi tugas kepada Kepala Bidang terkait di perangkat daerahnya, berikut sejumlah staf, untuk mengecek langsung ke lokasi.
“Saya sudah tugaskan kepala bidang dan sejumlah staf untuk mengecek langsung kondisinya. Kita akan segera perbaiki,” tuturnya.
Kadis Yoseph berkomitmen untuk atasi sementara persoalan lubang kontrol trotoar ini dengan menggunakan papan tulang untuk menutupinya
Sambil menanti perbaikan, lanjutnya, untuk sementara, pihaknya akan menutup lubang kontrol itu dengan papan tulang dan membuat tanda peringatan di lokasi, agar pengguna jalan bisa menghindar.
Lubang Terjadi Karena Penutup Terbuat Dari Plat Baja dan Dicuri Oknum
Diakui pula oleh Kadis Yosep bahwa untuk lakukan perbaikan yang bersifat permanen, butuh anggaran. Untuk perbaikan drainase, termasuk lubang kontrol pada trotoar, itu sudah dianggarkan pada APBD induk tahun 2025, tetapi sudah dipangkas karena terdampak efisiensi.
“Di APBD Induk sudah dianggarkan. Tetapi karena ada instruksi untuk efisiensi, anggaran itu sudah dipangkas. Tapi karena ini kebutuhan mendesak, maka kami sudah buat telaan staf, agar dianggarkan kembali di APBD Perubahan. Sudah diinput di SIPD,” akunya.
Ketika ditanya penyebab lubang pada sejumlah titik trotoar itu, Kadis Yosep menjelaskan bahwa lubang-lubang itu terjadi karena penutupnya dicuri oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Lubang kontrol pada sejumlah titik itu kan terbuat dari plat baja. Mudah orang curi. Tahun lalu, juga ada sejumlah lubang yang penutupnya dicuri orang, kita langsung ganti dengan plat beton. Nah, untuk penutup yang terbuat dari plat baja, nanti kita ganti dengan plat beton,” tutup Kadis Yoseph.***
KPK SIGAP Red, Adrianus Jehamat.




