TANDUN,kpksigap.com –
Peran perempuan di ruang publik kembali disuarakan dalam kegiatan penyuluhan hukum di SMAN 2 Tandun. Narasumber dari LBH Rokan Darussalam, Putri Diana Dasopang, S.H., M.H., mengajak perempuan untuk berani keluar dari batasan stereotip.
“Wanita harus lebih berpikir cemerlang. Wanita tidak juga harus berputar di urusan dapur saja,” tegas Putri Diana di hadapan 20 tenaga pendidik yang mengikuti pelatihan. Jum’at (22/5/2026)
Menurutnya, perempuan memiliki kapasitas intelektual dan potensi yang sama besar untuk berkontribusi di bidang pendidikan, hukum, ekonomi, hingga pengambilan kebijakan. Pembatasan peran perempuan hanya pada urusan domestik, kata dia, adalah pola pikir yang sudah tidak relevan dengan zaman.
“Pendidikan dan keberanian berpikir kritis adalah kunci. Ketika perempuan berpikir cemerlang, maka keluarga, sekolah, dan masyarakat juga ikut maju,” ujarnya.
Pernyataan ini disambut hangat para peserta. Banyak guru perempuan yang hadir mengaku termotivasi untuk terus mengembangkan diri di luar peran domestik.
Srikandi LBH Rodas ini cukup di kenal sebagai pengacara yg tegas, lugas, dan sangat kritis terhadap persoalan yang menyangkut dengan keadilan terhadap perempuan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LBH Rokan Darussalam dalam mendorong kesadaran hukum dan kesetaraan gender di lingkungan pendidikan.”(Das)*




