KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Suasana syahdu menyelimuti pesisir Selat Bali saat matahari mulai meninggi pada Minggu (28/12/2025). Di tengah riuhnya antusiasme libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Mama Iin Okta tampak menikmati momen kebersamaan yang hangat bersama keluarga di destinasi ikonik, Pantai Rumah Apung Bangsring, Banyuwangi.
Bukan tanpa alasan keluarga ini memilih Bangsring sebagai titik persinggahan libur akhir tahun. Bagi Mama Iin Okta, keamanan dan kenyamanan untuk anak-anak menjadi prioritas utama. Wisata bahari satu ini memang dikenal memiliki arus yang relatif tenang dengan fasilitas yang ramah untuk segala usia, menjadikannya pilihan ideal untuk berwisata keluarga.
Komitmen Pelestarian di Balik Keindahan, Di balik jernihnya air laut Bangsring, ada tangan dingin para pengelola yang bekerja keras di balik layar. Suker, salah satu penggerak sekaligus pengembang wisata di kawasan tersebut, menegaskan bahwa kepuasan pengunjung seperti Mama Iin Okta adalah buah dari konsistensi menjaga alam.
“Kami dan tim tidak pernah main-main soal kebersihan. Menjaga kelestarian lingkungan bukan sekadar tugas, tapi kunci agar wisatawan merasa betah dan mau kembali lagi ke sini,” ujar Suker di sela-sela aktivitas pemantauan area pantai.
Destinasi Unggulan yang Terus Bersinar, Hingga penghujung tahun 2025, Rumah Apung Bangsring tetap kokoh sebagai primadona pariwisata di Banyuwangi. Daya tarik utamanya yang memadukan edukasi konservasi—seperti menanam terumbu karang dan berenang bersama ikan hias—membuatnya selalu dipadati pengunjung setiap musim libur panjang.
Bagi para pelancong yang mencari ketenangan sekaligus petualangan ringan di bawah air, Bangsring terbukti masih menjadi magnet yang sulit ditolak di ujung timur Pulau Jawa. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)




