PDI Perjuangan  Manggarai Barat Gelar Rapat Perdana, AHP Lantik Pengurus DPC Masa Bakti 2025-2030

KPK SIGAP.COM – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC-PDI Perjuangan) Kabupaten Manggarai Barat berkomitmen menggelar rapat perdana pengurus baru pasca pelaksanaan Konferensi Cabang (kofercab) serentak gabungan DPC PDI Perjuangan sembilan kabupaten se-Kepulauan Flores; Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat yang berlangsung di Ende, Kepulauan Flores – NTT (29/11/2025).
Komitmen itu tertuang dalam undangan tertulis DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat  kepada 21 pengurus baru yang kopiannya diterima media ini, Rabu pagi (10/12/2025).

Undangan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat dengan nomor 03/DPC-MB/IN/XII/2025, perihal undangan rapat yang dikeluarkan (07/12/2025), menyebutkan bahwa dalam rangka Rapat Perdana DPC -PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat Periode 2025-2030 bersama Pengurus DPP Bapak Andreas Hugo Pareira (AHP) maka DPC PDI Perjuangan mengelar rapat yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 11 Desember 2025, dimulai pukul 10.00 WITeng hingga selesai, dan bertempat di Sekretariat DPC PDI Perjuangan yang beralamat di Jl. Cowang Dereng, Desa Batu Cermin, Kec.Komodo, Kabupaten Manggarai Barat – NTT

Pantauan media ini, sesuai jadwal semula yang tertera dalam undangan, rapat perdana telah dilaksanakan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan di Labuan Bajo, Kamis siang (11/12)2025. Rapat itu  dipimpin langsung oleh Silverius Syukur, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat untuk masa bakti 2025-2030

Merasa Terhormat Dan Bangga Atas Kehadiran DPP PDI Perjuangan

Dalam sambutannya dihadapan pengurus baru DPC yang turut dihadiri Pengurus DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan. Sil, demikian sapaan akrab dan populer dari Ketua DPC PDI Kabupaten Manggarai Barat menyampaikan rasa syukur sekaligus ucapan selamat datang kepada Bang Andre, sapaan akrab dan populer dari Andreas Hugo Pareira, maupun segenap pengurus baru serta sejumlah PAC yang hadir atas inisiatif sendiri dalam rapat itu.

Sebagai insan beriman, kita patut bersyukur bahwa ditengah kesibukan masing-masing kita masih bisa membagi waktu untuk bisa hadir dalam pertemuan rapat perdana DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat hari ini di tempat ini. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kita, dalam rapat ini Bang Andre berkenan hadir, datang jauh-jauh dari Jakarta dan meninggalkan begitu banyak kesibukan Bliau baik sebagai anggota DPR RI maupun kesibukan yang sangat padat berkaitan dengan kapasitas Bliau sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Organisasi dan Keanggotaan. Untuk ini, dari tempat ini, dengan penuh hormat dan rasa bangga saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Andreas Hugo Pareira/ Bang Andre, dan teman-teman pengurus DPC yang sudah berkenan hadir,” ungkap Sil mengawali sambutannya.

Kepercayaan Menuntut Tangung Jawab Memikul Beban

Menurut Sil, mereka 21 orang pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat adalah orang-orang terpilih dan terbaik dari 302.000 jumlah penduduk Kabupaten Manggarai Barat yang tersebar di 165 desa dan 4 keluaran di 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat. Sebab,
hanya 21 orang yang terpilih untuk menjadi pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat untuk masa bakti 2025-2030.

Bapak Ibu sekalian, kita patut bersyukur dan berbangga karena dari total jumlah penduduk Manggarai Barat kurang lebih sekitar 302.000 orang yang tersebar di 165 desa dan 4 kelurahan di 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat, hanya 21 orang yang telah terpilih dan dipercayakan untuk menjadi pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat untuk masa bakti 2025-2030. Merujuk pada ketentuan internal partai, jumlah struktur dan personalia untuk tingkat DPC minimal 15 dan maksimal 21. Kita di Manggarai Barat mengambil pilihan maksimal sebanyak 21 orang,” terang Sil.

Dirinya menegaskan ” Kita tentu berbangga karena kita dipilih untuk menjadi corong dari tiga ratus dua ribu (302.000) rakyat / masyarakat Manggarai Barat. Kepercayaan yang telah kita terima menuntut perhatian dan tanggung jawab yang sangat besar untuk berjuang secara total, berkorban secara optimal untuk mensukseskan cita-cita partai,” ungkapnya.

Sil mengingatkan para pengurus yang sudah dilantik bahwa pelantikan itu diiringi dengan tuntutan untuk memikul beban tanggungjawab yang tidak ringan dalam menjalankan tugas-tugas partai kini dan kedepan.

Kita sudah dilantik dan diberikan tanggungjawab. Dipundak kita para pengurus, PDI Perjuangan sangat berharap banyak.”

Tekat Kuat Kembalikan Kejayaan PDI Perjuangan di Kabupaten Manggarai Barat

Alumni Fakultas Pertanian Universitas Wangsa Manggala/Mercubuana DIY 1995 ini sungguh menaruh harapan penuh kepada seluruh pengurus DPC untuk menjadi penjuru dari PDI Perjuangan di Kabupaten Manggarai Barat.

Saya berharap, kita yang sudah dilantik tentu menjadi penjuru dari PDI Perjuangan. Partai meminta kita untuk turun ditengah-tengah masyarakat lintas profesi. Menyapa orang tua dan sesama saudara kita para petani, nelayan, buruh, tukang ojek, para sopir, dan segenap komunitas rakyat yang mungkin tertindas oleh kekuasaan. Kita para pengurus DPC PDI Perjuangan bersama jajaran di tingkat PAC hingga Ranting dan Anak Ranting harus solid bergerak bersama. Turun menyapa, melihat, dan mendengarkan keluh kesah warga masyarakat sebagai bahan masukan bagi partai untuk kita perjuangkan lebih lanjut melalui jaringan PDIP di setiap tingkat kepengurusan maupun jaringan partai di semua level pemerintahan. Hanya dengan cara ini, PDI Perjuangan sungguh dirasakan kehadiran dan peranannya dalam membantu memperjuangkan hak-haknya masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan.Kita juga harus berani hadir dan menyapa orang-orang yang tertindas oleh kekuasaan dengan segala dampaknya,” beber Sil seraya melanjutkan bahwa sebagai orang-orang terbaik yang telah dipilih dan dipercayakan oleh partai, tugas mereka di PDI Perjuangan adalah bergerak bersama, turun ke tengah masyarakat untuk menyapa, merangkul , dan mendengarkan apa unek-unek dan isi hati rakyat . Apa saja pikiran mereka untuk kita perjuangkan lebih lanjut melalui jaringan PDI Perjuangan , termasuk melalui jalur fraksi PDI Perjuangan kepada pemerintah baik di Kabupaten Manggarai Barat maupun hingga ke tingkat nasional pada Pemerintah Pusat.

Ini tuntutan partai yang menjadi tanggungjawab kita para pengurus untuk diperjuangkan secara maksimal dengan pengorbanan optimal yang bisa kita persembahkan demi membela hak-hak rakyat sebagai pemilik kedaulatan tertinggi, satu-satunya sumber legitimasi kekuasaan di NKRI,” tegas Ayah lima orang anak yang sudah 25 tahun menjadi Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari PDIP itu.

Sil membeberkan tujuan kehadiran seluruh pengurus dan kader partai ditengah masyarakat adalah untuk memenangkan hati rakyat agar layak dipercayakan sebagai wakil rakyat.

Tujuan kehadiran kita secara aktif ditengah masyarakat adalah untuk memenangkan hati rakyat sehingga kita layak mendapatkan kepercayaan dan dukungan suara mayoritas rakyat, agar kita juga layak menjadi wakil rakyat untuk mengembalikan kejayaan partai ini. Sehingga mendapat tempat dihati masyarakat Indonesia, termasuk di Manggarai Barat kini dan kedepannya,” tegasnya

Kilas Balik Perolehan  Kursi PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat

Sekilas, Sil mengajak peserta rapat menoleh ke 2004, partai ini sempat mendapatkan 5 kursi keterwakilan di DPRD Kabupaten Manggarai Barat. Namun seiring perjalanan waktu, terang Sil, semua PAC dan teman-teman DPC larut dalam kesibukan masing-masing, tidak terkoordinir dengan baik sehingga alhasil, pada pemilu berikutnya perolehan kursi untuk DPC PDI Kabupaten Manggarai Barat terus bergerak turun dari pemilu ke pemilu, hingga pemilu 2024, Partai besutan Megawati Soekarnoputri yang populer dengan sebutan sebagai “Partainya Wong Cilik” itu hanya mendapatkan 2 kursi dari 30 kursi di DPRD Manggarai Barat saat ini.

Kejayaan PDIP Manggarai Barat pada periode terdahulu diharapkan menjadi inspirasi sekaligus motifasi bagi 21 pengurus DPC PDI Perjuangan saat ini untuk kembali merapatkan barisan, bergandengan tangan dengan erat untuk melangkah bersama memenangkan hati rakyat hingga kita layak meraih simpati dan dukungan suara mayoritas rakyat pada pemilu 2029,” pinta Sil seraya menekankan pentingnya seluruh pengurus partai bersama segenap jajaran mulai dari tingkat DPC, PAC, Ranting hingga Anak Ranting untuk aktif bergerak bersama secara konsisten dan berkesinambungan turun ke tengah kehidupan riil rakyat dengan segala persoalan yang dihadapi rakyat.

Untuk inilah pentingnya kita turun ketengah masyarakat , menyapa mereka dengan tulus , mendengarkan keluh kesah dan isi hati serta pikiran mereka yang tertindas oleh kekuasaan untuk kita perjuangkan di tingkat DPC melalui Fraksi di DPRD meminta perhatian serius secara nyata dan terukur dari pemerintah atas hak-hak masyarakat yang belum terlayani secara optimal sebelumnya,” ungkap Sil sangat serius.

Kesiapan Menyambut Pemekaran Dapil  Di Kabupaten Manggarai Barat

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat juga menyatakan kesiapan dalam menyikapi wacana dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk melakukan pemekaran Dapil 2027.

Secara organisasi, kita dari PDI Perjuangan sudah sangat siap. Pun begitu, saya tidak bisa berjalan sendiri. Untuk itu saya mengajak seluruh pengurus baru yang telah dilantik dan telah menjadi bagian dari keluarga besar PDIP melalui DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat untuk berjuang bersama untuk membesarkan partai ini, hingga pada saatnya kitapun ikut dibesarkan semuanya.”

Tugas Berat Pengurus Baru

Mengakhiri sambutannya, Sil kembali mengingatkan para pengurus.

Tugas dihadapan kita saat ini adalah merekrut dan membentuk pengurus baru di setiap tingkatan pengurus partai di 12 Kecamatan dan 165 desa dan 4 kelurahan di Kabupaten Manggarai Barat sejak kini hingga tuntas dalam beberapa waktu kedepan. Dengan ini kita boleh tampil percaya diri dan siap mengembalikan kejayaan PDIP Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat dalam pemilu mendatang.”

PDI Perjuangan Manggarai Barat Harus Berakar Kuat !

Bagi Sil, jika pembentukan pengurus di PAC di 12 kecamatan dan pengurus Ranting di semua desa dan kelurahan hingga Pengurus Anak Ranting bisa kita kerjakan hingga tuntas tahun depan maka tidak berlebihan jika dirinya yakin bahwa partainya punya akar yang sangat kuat kebawah. Tapi akar ini, lanjutnya, kalau tidak pelihara, kalau tidak sentuh, tidak di sapa, maka keyakinan kita hanya pepesan kosong dan sangat mungkin akar dimaksud akan direbut oleh orang lain.

Harapan saya, dengan terbentuknya 21 pengurus ini, kita bisa bergandengan tangan merebut hati untuk membentuk seluruh pengurus kita pada semua tingkatan hingga PAC, Ranting, dan Anak Ranting. Impian untuk mengembalikan kejayaan PDIP Perjuangan pada tingkat nasional maupun tingkat lokal Kabupaten Manggarai, tidak bisa tidak, harus diupayakan lewat kerja-kerja organisasi partai politik secara terorganisir, konsisten dengan komitmen terukur, hingga pada pemilu yang akan datang, PDIP Perjuangan mulai dari Manggarai Barat hingga NTT dan Nasional boleh mendapatkan kepercayaan dan dukungan suara mayoritas rakyat Indonesia,” tutur Sil penuh antusias dan optimisme yang sangat kuat

Menutup sambutannya, Sil, meminta masing-masing pengurus untuk memperkenalkan diri secara singkat.

Proficiat Dari DPP PDI Perjuangan Untuk Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat

Sementara itu, Andreas Hugo Pareira dengan sapaan akrabnya Bang Andre” mengawali sambutannya mengucapkan Proficiat kepada 21 pengurus baru DPC PDI Kabupaten Manggarai Barat, baik yang sudah dilantik di Ende pada forum Konfercab gabungan serentak DPC PDI Perjuangan sembilan kabupaten di Ende 29 Nopember 2025, maupun 5 dari 21 pengurus uang berhalangan hadi, dan baru dilantik di Labuan Bajo, seraya menyampaikan sejumlah arahan sekaligus penguatan bagi DPC PDI Kabupaten Manggarai Barat.

Saya mengucapkan selamat kepada semua pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat yang telah di Lantik baik di Ende pada Konfercab serentak dan gabungan DPC PDI sembilan kabupaten di Ende, pada 29 November 2025, maupun yang haru saja dilantik saat ini di Labuan Bajo, dilantik sebagai pengurus partai,” ungkap Bang Andre seraya menambahkan : ”
Kita baru saja mengambil sumpah janji Jabatan sebagai pengurus partai, baik yang sudah di Ende maupun disini.Kita baca benar-benar janji Jabatan yang sudah kita lakukan,” pinta Bang Andre kepada 21 pengurus terbaik 5 orang yang dilantiknya.

Adapun kelima pengurus yang ia Lantik adalah ; Stefi Agas ,S.Fil, Anisa Fitria,Yohanes Mance, S.Pd.,
Marsinta Ayu Ramdani,SH., dan
Emilia Surhayati. Sedangkan 16 lainnnya telah dilantik secara kolektif bersama pengurus DPC PDI Perjuangan dari 9 kabupaten se-Kepulauan Flores di Ende (29/11/2025)

Sumpah Janji Jabatan Mengandung Konsekwensi

Bang Andre mengingatkan bahwa Janji Jabatan yang telah diucapkan itu mempunyai konsekwensi, tidak hanya sekedar diucapkan.

Janji Jabatan itu mempunyai konsekwensi, kita berjanji kepada diri kita sendiri dan kepada partai, juga kepada Tuhan yang maha esa. Saat mengucapkan sumpah janji Jabatan itu, kita mengikatkan diri pada jabatan dan sesama manusia maupun dengan Tuhan,” terangnya.

Partai Politik Sebagai Pilar Demokrasi

Didalam janji Jabatan itu, lanjutnya, hal-hal yang bersifat kenegaraan yang menjadi tanggungjawab kita dalam konteks kehidupan bernegara. Karena sebagai pengurus partai, partai itu di era reformasi adalah pilar dari kehidupan demokrasi di Republik ini.

Arti Pentingnya Kepatuhan Pengurus Terhadap Partai Politik

Dikatakan demikian karena menurut Bang Andre, semua jabatan politis di tingkat nasional, provinsi maupun di tingkat kabupaten dan kota itu sumbernya dari partai.

Karena melalui partai, amanat kekuasaan itu diberikan oleh rakyat melalui partai kita memperoleh jabatan, amanat kekuasaan. Untuk kemudian kita menggunakan kekuasaan itu untuk kepentingan rakyat. Sehingga janji kita yang kita lakukan itu sudah tentu mempunyai konsekwensi,” tegasnya.

Ia meminta peserta sepulang Nanti dari pelantikan itu agar baca lagi janji Jabatan yang telah mereka ucapkan pada momen pelantikan itu.

Nanti pulang baca lagi janji Jabatan yang sudah kita ucapkan. Baik yang bersifat kenegaraan yang menyangkut ideologi, dan partai kita , PDI Perjuangan dasar ideologisnya adalah Panca Sila. Jadi, komitmen itu harus kita pegang betul
Kemudian UUD itu harus kita pegang teguh betul ,” pinta Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Organisasi dan Keanggotaan itu seraya mengingatkan bahwa siapapun, bahkan termasuk Presiden bisa dipecat oleh partai jika melanggar atau mengingkari apa yang sudah ditegaskan dalam UUD 1945.

Buat PDI Perjuangan, sumpah janji Jabatan itu bukan hanya sekedar ucapan dan main-main dengan itu. Siapapun bahkan termasuk presiden sekalipun dapat dipecat oleh partai jika mengingkari UUD 1945,” ungkapnya penuh ketegasan

Pentingnya Kedisiplinan Diri Para Pengurus

Salah satu politisi Senior asal Maumere – Kepulauan Flores yang sudah hampir 30 tahun bergabung di PDI Perjuangan itu menyatakan bahwa buat PDI Perjuangan
ideologi bukanlah hal yang bisa dipermainkan : ” Karena buat kita soal idelogi bukan hal yang bisa dipermainkan. Soal pluralitas dan keberagaman dan konsekwensinya terhadap pelaksanaan berbagai hal akan berkonsekwensi terhadap disiplin partai. Salah satu poin pentingnya adalah ketika kita bicara soal disiplin itu harus dimulai dari prilaku kita didalam organisasi partai ini, dan itu berlaku untuk semua, baik itu Ketua, Sekretaris, Bendahara dan semua pengurus.”

Bagi Bang Andre, kedisiplinan dalam kehidupan berorganisasi /berpartai adalah awal yang sangat menentukan bagi eksistensi dan kiprah politisi ditengah masyarakat .

Mulai dari kedisiplinan diri dalam berorganisasi di partai politik itulah baru kita bicara tentang konsituen kita.Kalau kita sendiri tidak disiplin kita tidak bisa berbuat untuk orang lain. Kembali pada apa yang sudah kita ucapkan. Sumpah janji yang kita ucapkan itu harus kita pegang teguh.”

Salut Untuk Pengurus Baru di DPC

Bang Andre menyatakan bahwa para pengurus DPC ini termasuk sangat beruntung karena bisa langsung masuk dalam struktur DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat. Sementara dirinya, justru melangkah mulai dari struktur paling bawah di Jawa Barat 1996.

Teman-teman bergabung langsung di struktur DPC. Kami yang lain banyak yang mulai dari bawah, dari ranting dan PAC baru sampai ke DPC . Saya sendiri tidak langsung di DPC . Mulai tahun 1996, tahun depan itu saya sudah 30 tahun di PDI Perjuangan.
Kita mulai dari mengurus masyarakat di Jawa Barat dari kampung ke kampung. Dari desa ke desa. Dari pematang sawah ke pematang sawah.
Memberikan pemahaman kepada tukang ban, tukang tambal ban, tukang becak yang waktu itu masih takut dan ragu untuk mendukung PDIP. Bersama Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri, kita ajak warga masyarakat,” tuturnya mengisahkan pengalaman dirinya bergabung di PDI Perjuangan.

Pengurus Baru Harus Tahu Kebiasaan Partai

Dirinya mengingatkan para pengurus yang baru dilantik juga harus tahu kebiasaan- kebiasaan di partai. Itulah pentingnya kita harus selalu menghadiri rapat. Untuk ini perlu di buatkan rapat yang reguler.

Usahakan ikut rapat dan sampaikan apa yang menjadi pikiran-pikiran kita.
Pak Sil Syukur dan Pak Lasa Pen sebagai anggota DPRD dan Pak Agus Jik sebagai mantan anggota DPRD, kita harus mengutamakan urusan partai. Di dewan itu penting tetapi ketika ada urusan partai, kita bisa tinggalkan DPR . Urusan di DPRD ada orang lain yang urus, tapi saya utamakan tugas partai.”

Utamakan Urusan Partai.

Menurutnya pengurus partai mesti mengutamakan urusan partai, sebab dari partailah seluruh jabatan dan kekuasaan politik itu diperoleh.

Dari partai lah kita memperoleh seluruh jabatan dan kekuasaan itu, untuk kita pergunakan untuk mengurus rakyat.”

Hadirkan DPP PDI Perjuangan Bidang Kaderisasi Untuk Pengurus Baru Manggarai Barat

Pihaknya meminta Ketua – Sekretaris – Bendahara (KSB) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Barat untuk berkoordinasi dengan Djarot Saiful Hidayat selaku Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kaderisasi untuk datang ke Labuan Bajo. Permintaan atau arahan itu ia sampaikan dalam rangka kaderisasi seluruh pengurus DPC Kabupaten Manggarai Barat, dengan tujuan Supaya teman-teman pengurus bisa memahami apa yang menjadi kebiasaan-kebiasaan partai, sejarah partai, ideologi partai agar semua paham. Sehingga didalam melakukan pelaksanaan tugas-tugas mereka sebagai pengurus DPC benar-benar dengan hati dan kesadaran penuh.

Sehingga Pak Sil sebagai Ketua DPC, Pak Agus sebagai Sekretaris , dan Pak Lasa sebagai Bendahara nanti perlu lapor ke Pak Djarot bahwa sebagai Ketua Bidang Kaderisasi kita perlu membuat kaderisasi di Manggarai Barat. Supaya teman-teman pengurus bisa memahami apa yang menjadi kebiasaan-kebiasaan partai, sejarah partai, ideologi partai agar semua paham. Sehingga didalam melakukan pelaksanaan tugas-tugas kita sebagai pengurus DPC benar-benar dengan hati dan kesadaran penuh.”

Menjadi Pengurus Partai Bukan Untuk Gagah-gagahan

Menurut AHP hal ini penting agar para pengurus tahu apa yang harus di perjuangkan dan apa yang perlu dilakukan ditengah masyarakat. Teman-teman punya tugas untuk melakukan perekrutan anggota partai di tingkat kecamatan, desa, dusun, maupun tingkat RT dan RW dan dimasukan kedalam data keanggotaan partai.Ini adalah tugas tugas yang harus kita lakukan. Begitupun dengan sayap-sayap partai, badan partai dan satgas.

Kepengurusan partai itu bukan hanya lebel untuk gagah-gagahan. Tetapi buatlah sesuai dengan penugasan yang ada.Kerja-kerja itu akan kelihatan ketika pemilihan legislatif, Pilkada, akan kelihatan bagaimana kita lakukan sebagai satu organisasi dan sebagai pengurus secara individual.”

Butuh Pembenahan Serius Untuk Manggarai Barat

Dalam pantauan Bang Andre, dari seluruh kepengurusan DPC PDI Perjuangan di 22 kabupaten dan kota di NTT, Manggarai Barat belum optimal untuk tidak disebut sebagai yang paling lemah.

Kemarin waktu konverda di Kupang, Sekjend tanya saya sebagai Ketua Bidang Organisasi tapi lebih sebagai anggota DPR RI dari Dapil NTT 1 : Flores, Lembata, dan Alor.
Tanya saya, Pak Andreas, DPC mana yang paling lemah di NTT. Saya bilang Manggarai Barat. Saya tahu persis kepengurusan di Manggarai Barat di tingkat DPC atau PAC. Karena setiap kali ada rapat, orangnya ganti-ganti terus. Ini artinya apa, seringkali orang hanya pakai baju partai dan mengaku PAC. Di NTT ini sering terjadi, dan itu pada umumnya. Jadi setelah ini tugas kita sebagai DPC melakukan Musancab ditingkat kecamatan.
Teman-teman mulai melakukan rekrutmen ditingkat kecamatan.
Tapi yang di DPC sendiri harus disiplin dan harus sudah memahami tentang kepartaian ini.”

Butuh Kerjaa Sama Para Senior

Kepada para pengurus DPC yang terbilang sudah senior, Bang Andre meminta untuk saling berkomunikasi dan berkoordinasi.

Teman-teman senior yang sudah lama di partai berkomunikasi dan sampaikan ke teman-teman yang baru yang menjadi pengurus.”

Optimis Dengan Pengurus Baru

Pun begitu, Bang Andres sangat optimis dengan kehadiran dan peran para pengurus baru akan mampu menghadirkan perubahan positif kedepannnya

Saya tahu ada yang baru tapi aktifis, dari aktifis. Saya optimis dengan teman-teman sebagai pengurus. Saya yakin teman-teman punya potensi. Yang baru sekarang ini baik yang lalu maupun yang lama.”Tetapi itu tadi, lanjutnya pelajari kebiasaan-kebiasaan di partai. Yang lama beri tahu kepada yang baru untuk kemudian sama-sama turun ke bawah. Galang kekuatan di kecamatan, di desa hingga dusun dan RT maupun RW, bentuk kepengurusan di masing-masing tingkatan. Sehingga kita punya kekuatan riil dan tidak membohongi diri .

Jangan Tunggu Pemilu Baru Sibuk Cari Orang

Menutup sambutannya, Bang Andre mengingkatkan para pengurus PDI Perjuangan agar Jangan tunggu pileg dan Pilkada baru mulai sibuk dan hiru hara mencari orang.

Jangan tunggu pemilu / pileg dan Pilkada baru mulai sibuk cari-cari orang lagi,” pungkasnya.***

Editor : Redaksi .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *