KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Aksi pencurian dengan modus penipuan kembali marak dan kini mulai menyasar anak-anak. Sebuah sepeda BMX merk Wimcycle warna abu-abu milik seorang anak dilaporkan raib digondol dua orang pemuda tidak dikenal di jalur sepi area Gelundengan – Sukodono, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi pada Sabtu (27/6) pagi.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ketika kondisi jalanan di sekitar lokasi kejadian sedang tergolong lengang.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Bela, warga Dusun Warengan, Desa Bubuk, yang merupakan orang tua korban, kejadian bermula saat anaknya bersama seorang temannya berniat pergi memancing.
“Tadi pagi anak saya mau mancing ke area Gelundengan. Sebelum memancing, mereka berhenti di pinggir jalan untuk mencari cacing sebagai umpan,” ujar Bela saat memberikan keterangan kepada awak media, Sabtu (27/6).
Saat korban bersama temannya sedang fokus mencari cacing di dekat saluran air, tiba-tiba datang dua orang laki-laki berusia sekitar 20-an tahun dari arah selatan. Kedua terduga pelaku tersebut berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah.
Salah satu pelaku kemudian turun dari motor dan menghampiri anak-anak tersebut. Dengan dalih berniat baik ingin membantu membimbing, pelaku mengarahkan korban untuk mencari cacing di area yang agak ke utara, mengklaim bahwa di sana terdapat lebih banyak umpan.
Pelaku Memanfaatkan Kelengahan Korban
Tanpa rasa curiga, korban yang masih di bawah umur menuruti arahan tersebut dan berjalan menjauh ke titik yang ditunjukkan pelaku. Sayangnya, korban meninggalkan sepeda BMX miliknya begitu saja di pinggir jalan tanpa pengawasan.
Begitu korban lengang dan posisi mereka sudah cukup jauh, salah satu pelaku dengan cepat menguasai sepeda tersebut. Kedua pelaku langsung tancap gas melarikan diri ke arah utara, membawa kabur sepeda milik korban.
Korban baru menyadari telah menjadi korban penipuan setelah berbalik badan dan mendapati sepedanya sudah tidak ada di tempat semula. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak mudah percaya kepada orang asing yang tiba-tiba memberikan arahan atau iming-iming di tempat sepi.
Kasus ini diharapkan menjadi perhatian aparat penegak hukum setempat agar patroli di jalur-jalur rawan dan sepi seperti area Gelundengan – Sukodono dapat lebih ditingkatkan demi keamanan warga. Sumber berita: (Red Kurnia)




