Bertempat di Hotel Silvia, Maumere Kabupaten Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ), BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sikka memberikan Sosialisasi Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan kepada 20 pastor paroki Keuskupan Maumere serta utusan salah seorang Dewan Pastoral Paroki (DPP) atau pegawai, karyawan di dalam paroki, dalam rangka pelaksanaan Undang – Undang No. 4 tahun 2004 tentang System Jaminan Sosial Nasional dan Undang – Undang No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial.
Dari 41 pastor paroki dan utusan salah seorang DPP yang diundang, hadir pada sosialisasi Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan tidak semua pastor paroki yang hadir dan tidak semua juga utusan salah satu Dewan Pastoral Paroki karena banyak agenda kegiatan para pastor pada waktu yang bersamaan.
Tema yang yang diangkat pada sosialisasi Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan ini adalah “Pekerja Disektor Keagamaan”.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan wilayah Kabupaten Sikka, Bapak Ade Aryan Manala Tandi, disapa Pa Ady, mengatakan bahwa BPJS Kesehatan untuk mengurus orang sakit. Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan, mengurus orang sehat. Sesuai dengan tema yang disoroti pada kesempatan ini, Pekerja Disektor Keagamaan, Pa Ady memahami bahwa pekerja di setiap paroki dan keuskupan, memiliki karyawan yang terbatas. Sedang bagi mereka yang diangkat dengan SK Dewan Pastoral Paroki (DPP), itu bekerja atas dasar sosial. Dengan kata lain, mereka bekerja sepenuh hati dalam karya pelayanan sebagai petugas pastoral tetapi tidak mempunyai upah. Kehadiran BPJS ketenagakerjaan ini memiliki perlindungan juga bagi mereka. Ketika ada unsur resiko dalam pelayanan, BPJS Ketenagakerjaan hadir menjawabi masalah ini.
Lanjut Pa Ady menyampaikan secara garis besar jenis – jenis BPJS Ketenagakerjaan antara lain ;
Berikut penjelasan singkat masing-masing program:
1). Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK):
Memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, termasuk biaya pengobatan, rehabilitasi, dan santunan bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.
2). Jaminan Kematian (JKM):
Memberikan santunan bagi keluarga pekerja yang meninggal dunia, termasuk biaya pemakaman, santunan kematian, dan beasiswa pendidikan untuk anak-anak peserta.
3). Jaminan Hari Tua (JHT):
Memberikan manfaat bagi pekerja yang telah berhenti bekerja karena berbagai alasan, seperti pensiun, mengundurkan diri, PHK, atau alasan lainnya.
4). Jaminan Pensiun (JP):
Memberikan santunan bulanan atau tunai kepada pekerja yang telah memasuki masa pensiun, cacat total tetap, atau meninggal dunia.
5). Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP):
Memberikan perlindungan bagi pekerja yang terkena PHK, termasuk uang tunai selama 6 bulan, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan keterampilan.
Romo Vanci, Ekonom Keuskupan Maumere, mewakili Bapak Uskup Maumere menyampaikan bahwa Bapak Uskup merespon dengan baik kehadiran BPJS di tengah pelayanan tugas Pastoral dan juga bagi umat se Keuskupan Maumere. Romo Vancy berharap agar setelah sosialisasi ini, paroki – paroki menindak lanjuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan bagi DPP dan umat di paroki masing – masing sebagai jaminan perlindungan sosial.
Edo Pratama, bagian kepesertaan ( ARP ) , menjadi tugas menyampaikan penjelasan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta yang hadir saat itu. Selanjutnya Pa Edo, membuka kesempatan bahwa ini adalah pintu awal menyampaikan informasi BPJS Ketenagakerjaan bagi Bapa Pastor dan perwakilan dari DPP, tetapi selanjutnya kami siap diundang ke paroki – patok untuk menyampaikan kepada DPP dan umat di paroki karena BPJS Ketenagakerjaan hadir menjawabi permasalan sosial yang terjadi di tengah umat, masyarakat.
Paroki – Paroki yang hadir pada kesempatan itu, merespon dengan baik dan menyatakan kesiapan untuk mengundang Petugas BPJS Ketenagakerjaan agar dapat memberikan juga sosialisasi di paroki bagi DPP dan umat di paroki.
ROKAN HULU,kpksigap.com – Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang […]
Bekasi, kpksigap.com – Kampung Kedaung, RT 002/004, Desa Karanganyar, Kecamatan Karang Bahagia, mengalami krisis air bersih yang semakin parah. Sudah lama warga di Kampung ini […]