Merakit Persatuan dalam Kemajemukan Bangsa melalui Silaturahni sebagai Pilar Utama

Kupang, Kpksigap.com //
Silaturahmi berasal  bahasa Arab, yaitu  kata: “silat” dan “rahmi”.
Silat artinya:
Hubungan atau ikatan, koneksi atau komunikasi.
Rahmi artinya; Kasih sayang atau cinta,  pengasuhan atau perawatan.
Silaturahmi artinya :  Menghubungkan kembali yang telah terputus atau memperkuat hubungan yang sudah ada.
Meningkatkan Kasih sayang dan cinta antar sesama.
Membangun hubungan yang harmonis  dan penuh kasih sayang antar sesama, melalui;
Meningkatkan keharmonisan,  meningkatkan  kesadaran sosial dan kepedulian terhadap sesama,  meningkatkan keharmonisan antar kelompok dan memperkuat hubungan antar keluarga dan masyarakat.
Silaturahmi dapat pula membangun Jaringan Sosial  yang kuat  demi  memperkuat hubungan antar keluarga dan masyarakat dan  meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerja sama dan mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keharmonisan.
Melalui Silaturahmi juga
Meningkatkan Toleransi antar kelompok  dan memperkuat hubungan antar keluarga dan masyarakat sehingga  menghormati perbedaan antara satu sama lainnya.
Membangun Kesadaran akan  Pentingnya Kerukunan
Membangun Kesadaraan akan pentingnya
 kerukunan ditengah keberagaman sehingga tercipta   keharmonisan dalam  menghormati hukum dan norma sosial yang berlaku dalam kehidupan masing masing individu  dan kelompok masyarakat.
Masyarakat Indonesia yang majemuk selalu melaksanakan  silaturahmi  pada hari hari keagamaan  agama agama, seperti :
Tradisi Hari Raya Idul Fitri (Islam).
Mudik: Tradisi mudik merupakan salah satu bentuk silaturahmi yang dilakukan oleh umat Islam di Indonesia.
Disaat mudik  kembali ke kampung halaman untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat beralam-salaman Setelah shalat Idul Fitri dan memohon maaf serta saling membagi rejeki sambil  berkunjung ke rumah-rumah keluarga dan kerabat untuk memperkuat hubungan.
Tradisi Hari Raya Natal (Kristen):
Umat Kristtiani  biasanya melakukan kunjungan ke rumah-rumah keluarga dan kerabat untuk memperkuat hubungan dan berbagi kebahagiaan melalui salam salaman, perminta maafkan dan menukarkan  hadiah sebagai  salah satu bentuk silaturahmi yang dilakukan oleh umat Kristiani di Indonesia.
Melakukan ibadah bersama sebagai bentuk silaturahmi dan memperkuat hubungan dengan Tuhan.
Tradisi Hari Raya Nyepi (Hindu)
Umat Hindu biasanya melakukan kunjungan ke rumah-rumah keluarga dan kerabat untuk memperkuat hubungan.
Tradisi pertukaran hadiah merupakan salah satu bentuk silaturahmi yang dilakukan oleh umat Hindu di Indonesia.
Umat Hindu juga melakukan upacara bersama sebagai bentuk silaturahmi dan memperkuat hubungan dengan Tuhan.
Tradisi Hari Raya Waisak (Buddha)
Umat Buddha biasanya melakukan kunjungan ke rumah-rumah keluarga dan kerabat untuk memperkuat hubungan melalui acara tradisi pertukaran hadiah yang  merupakan salah
Upacara bersama  Umat Buddha untuk saling mempererat perasaan kekeluargaan.
Silaturahmi memiliki peranan dan fungsi yang positif dan penting   demi mempererat hubungan antara masyarakat pluralistik di Indonesia maka perlu dilakukan  Pelestarian  agar semangat dan roh  Silaturahmi  tidak kendor atau punah akibat  derasnya  pengaruh  globalisasi.
Pendekatan  yang dapat digunakan untuk mempertahankan tradisi dan semangat Silaturahmi,   antara lain:
Saling mengunjungi antara  sanak keluarga dan kerabat secara teratur.
Saling  Mengirimkan hadiah atau kartu ucapan pada saat-saat tertentu, seperti hari raya atau ulang tahun.
 Saling menghubungi sanak keluarga dan kerabat melalui telepon atau pesan secara teratur.
Saling meluangkan  waktu untuk:  bersama sanak keluarga dan kerabat, seperti makan bersama atau melakukan aktivitas bersama,
Saling membagikan pengalaman dan cerita dengan sanak keluarga dan kerabat dan saling  meng-showkan kasih sayang dan perhatian kepada sanak keluarga dan kerabat.
Silaturahmipun dapat dilestarikan melalui :
Media sosial untuk berkomunikasi dan berbagi pengalaman dengan sanak keluarga dan kerabat.
Menggunakan aplikasi komunikasi seperti WhatsApp atau Telegram untuk berkomunikasi dengan sanak keluarga dan kerabat. Mengirimkan email atau surat untuk berkomunikasi dengan sanak keluarga dan kerabat yang jauh.
Mengadakan acara keluarga seperti reuni atau pertemuan keluarga.
Mengikuti tradisi dan adat istiadat yang sudah ada untuk melestarikan silaturahmi.
Mengajarkan anak-anak tentang pentingnya silaturahmi dan bagaimana cara melestarikannya.
Kupang, 2 April 2025.
KPK SIGAP -Red- Yohanes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *