KAPOLRI membatalkan keputusan PTDH Ipda Rudy Soik.

Kupang,
Kpksigap.com.
Tepatnya dua bulan yang lalu   diakhir Oktober 2024 publik NTT  khususnya dan publik diseantero bumi Nusantara digegerkan melalui  informasi dari berbagai media masa tentang Pemecataan Tidak Dengan Hormat (PTDH)  terhadap oknum polisi NTT Ipda Rudy Soik oleh Propam POLDA NTT dengan alasan pelanggaran kode Etik.
Namun keputusan  PTDH tersebut ditepis oleh Rudy Soik  bersama timnya serta beberapa elemen masyarakat atas dasar beredarnya  isu bahwa Ipda Rudy dipecat karena berani dan berusaha untuk membongkar mafia BBM yang “diduga” backingan oknum oknum tertentu.
Atas putusan tersebut Ipda RS, sapaan Rudy Soik  bersama timnya berjuang  membangun komunikasi dengan berbagai pihak demi mendapatkan keadilan. Alotnya getaran dan gaung kasus tersebut akhirnya mendapatkan atensi khusus dari Komisi III DPR RI dimana dilakukan Rapat Dengar Pendapat/RDP  antara: komisi III DPR RI, Kapolda NTT serta RS bersama timnya termasuk romo Paskal serta Rahayu Saraswati politisi Gerindra yang  anggota DPR RI dan sekaligus keponakan dari Prabowo presiden RI. Pada saat berlangsungnya  RDP Beny Harman salah satu anggota DPR RI asal dapil 1 NTT  yang duduk dikomisi III dan Rahayu Saraswati memberikan beberapa catatan khusus kepada  Kapolda NTT.
Perjuangan menuju kebenaran itu kadang panjang, berliku  dan pahit  namun pada saatnya  kebenaran dan keadilan itu akan datang. Tepatnya
Jumat, 27 desember 2024  dalam acara Pengungkapan Catatan Akhir Tahun di Komisi III di gedung Senayan Jakarta Habiburokhman selaku  ketua komisi III DPR RI menyampaikan bahwa “sudah  dapat konfirmasi  bahwa terhadap Ipda Rudy Soik Tidak Jadi  dikenakan PTDH”.
Informasi tersebut  memberikan jawaban pada publik yang selama ini menanti hasil akhir dari kasus RS.Pembatalan keputusan PTDH  tersebut ditanggapi oleh Ipda RS sosok polisi yang low profil, familir dan memiliki integritas yang terukur dalam bidang tugasnya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada KAPOLRI atas langkah yang diambil dimana sangat arif dan bijak. Juga ini bukan hanya keputusan besar bagi saya, tetapi juga hadiah Natal bagi saya oleh Tuhan, tandas RS.
Publik berharap keputusan ini menjadi dorongan bagi aparat yang lain untuk berani bertindak demi kebenaran dan keadilan..

KPK-SIGAP
Yohanes Kupang .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *