KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Pemerintah Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, mulai melakukan berbagai persiapan matang menjelang rencana kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah langkah penataan mulai dikebut, meliputi pembersihan jalur protokol, penertiban atribut publik tak berizin, hingga penataan Pedagang Kaki Lima (PKL).
Sejak Kamis (9/7/2026) pagi, petugas gabungan dari berbagai unsur telah dikerahkan ke lapangan. Fokus pembersihan dan penataan dilakukan di sepanjang jalan protokol Kecamatan Genteng hingga jalur yang mengarah ke Pondok Pesantren Ibnu Sina di Desa Jalen, yang dijadwalkan menjadi salah satu titik kunjungan.
Penertiban Atribut dan Sosialisasi PKL
Selain menjaga kebersihan ruang publik, petugas gabungan juga menurunkan sejumlah banner dan reklame yang kedapatan dipasang tidak sesuai ketentuan atau melanggar estetika kota. Di saat yang sama, pendekatan persuasif dilakukan kepada para PKL yang kerap berjualan di area tersebut.
Petugas memberikan sosialisasi dan edukasi agar para pedagang merapikan lapak mereka serta berkomitmen untuk tidak memanfaatkan badan jalan maupun trotoar, demi menjaga kelancaran lalu lintas dan hak pejalan kaki.
RTH Maron Disiapkan Jadi Lokasi Heliport
Camat Genteng, Khoirul Hidayat, menjelaskan bahwa salah satu poin krusial dalam persiapan ini adalah pengondisian Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron. Fasilitas publik tersebut rencananya akan dialihfungsikan sementara sebagai lokasi pendaratan helikopter (landing pad) rombongan Wakil Presiden.
“Hari ini kami melakukan penyiapan lokasi di RTH Maron yang rencananya akan digunakan sebagai tempat landing helikopter. Bersamaan dengan itu, kami juga melakukan pembersihan di sepanjang jalan protokol,” ujar Khoirul saat memberikan keterangan pers, Kamis (9/7/2026).
Khoirul menambahkan, sterilisasi visual dan kebersihan jalur menuju Pondok Pesantren Ibnu Sina juga menjadi prioritas utama.
“Kami melakukan kebersihan di area jalan protokol sekaligus penertiban banner yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan. Kami juga melakukan sosialisasi kepada teman-teman PKL agar merapikan lapaknya,” imbuhnya.
Aktivitas Warga Dipastikan Tetap Berjalan Normal
Meski persiapan dilakukan secara masif dengan melibatkan petugas gabungan, otoritas setempat menjamin bahwa roda ekonomi dan mobilitas harian masyarakat tidak akan terganggu. Pemerintah kecamatan memastikan tidak ada penutupan jalur total selama proses pembersihan berlangsung.
“Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa. Penataan ini hanya untuk memastikan lingkungan bersih, rapi, dan nyaman menjelang kunjungan Bapak Wakil Presiden,” pungkas Khoirul.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Kecamatan Genteng terpantau kondusif. Warga tetap menjalankan aktivitas perdagangan dan kedinasan secara normal di bawah pengawasan berkala dari petugas setempat. Sumber berita: (Red Kurnia)




