Redam Keresahan Warga, Satintelkam Polres Lamongan Sukses Bongkar Misteri Video Viral “Pocong” di Temenggungan

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

LAMONGAN — Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan sesosok makhluk mirip pocong di sebuah gang gelap kawasan Desa Temenggungan, Kecamatan Lamongan. Video yang menyebar cepat di platform TikTok, Facebook, Instagram, hingga grup WhatsApp itu sempat memicu ketakutan dan spekulasi mistis di kalangan warga setempat.

 

Merespons keresahan publik yang kian meluas, Satintelkam Polres Lamongan bergerak taktis dengan menggelar patroli siber, monitoring mendalam, serta pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) di lapangan guna menguak fakta yang sebenarnya.

 

Hasil Penyelidikan: Murni Iseng dan Prank Remaja Penyelidikan intensif yang dilakukan pada Sabtu (23/5/2026) sejak pagi hingga siang hari akhirnya membuahkan hasil.

 

Polisi berhasil mengidentifikasi bahwa video tersebut diambil pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB. Di balik video yang sempat membuat warga takut keluar malam tersebut, ternyata ada aksi jahil dari dua remaja setempat:

 

M. A. B (Siswa Kelas 10 SMA): Bertindak sebagai otak ide sekaligus perekam video.

M M A: Bertindak sebagai aktor yang menyamar menjadi pocong.

 

Fakta di Lapangan: Kostum “pocong” yang digunakan dalam video tersebut sama sekali bukan kain kafan asli, melainkan hanya dua helai sarung berwarna putih yang diikat sedemikian rupa.

 

Kedua remaja ini mengaku awalnya hanya ingin bercanda untuk menakut-nakuti teman mereka melalui Story WhatsApp, tanpa mengira videonya akan viral dan menimbulkan kegemparan.

 

Penyelesaian Humanis Melalui Problem Solving

 

Menyikapi dampak sosial yang terjadi, Satintelkam Polres Lamongan mengedepankan pendekatan preventif dan humanis. Pada Sabtu siang pukul 12.00 WIB, digelar forum problem solving dan mitigasi yang melibatkan unsur Tiga Pilar.

 

Agenda tersebut dihadiri langsung oleh:

 

Lurah Temenggungan, H. Junaedi, S.H.

 

Bhabinkamtibmas Temenggungan, Aipda Andik Afrianto.

 

Unit II Ekonomi Satintelkam Polres Lamongan, Aipda Nanang Sumantri, S.H.

 

Kasi Pemerintahan, Basuki Rahmad, S.Pi.

 

Kedua remaja pelaku pembuat video beserta orang tua mereka, dan perwakilan warga.

 

Dalam pertemuan tersebut, kedua remaja itu menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi terbuka kepada masyarakat bahwa video itu murni rekayasa. Mereka juga menandatangani surat pernyataan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang.

 

Imbauan Kamtibmas untuk Masyarakat

 

Langkah taktis dan cepat yang dipimpin oleh Satintelkam Polres Lamongan bersama Bhabinkamtibmas Polsek Lamongan Kota ini terbukti ampuh meredam kepanikan dan mengembalikan situasi kondusif di wilayah Temenggungan.

 

Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat bisa lebih bijak dan menyaring informasi dalam bermedia sosial. Warga diharapkan tidak mudah terprovokasi atau ikut menyebarkan konten yang belum jelas kebenarannya demi menjaga ketertiban umum. Sumber berita: (Red Kurnia – Tim Media Kpk Sigap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *