Nasib Naas Seorang Santri Pondok Pesantren Blokagung Menjadi Korban Pengeroyokan OTK, Kepala Luka Parah Hingga Mendapat Jahitan

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

Genteng Kulon – Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi dan memakan korban jiwa. Seorang pemuda santri pondok pesantren blokagung Darussalam bersama rekan-rekannya 3 orang menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok rombongan oknum orang tidak dikenal (OTK) saat sedang melintas di kawasan Jln. Nasional 3 Genteng Kulon pada Jum’at, 16 Januari 2026 dini hari pukul 23.30 WIB.

 

Kronologi Kejadian: Menurut pengakuan korban, kejadian bermula saat ia dan kawan-kawannya 3 orang sedang berkendara secara tenang. Mereka mengaku sama sekali tidak mengetahui pemicu serangan tersebut dan tidak merasa memiliki musuh atau masalah dengan pihak lain.

 

Pada saat kejadian ketiga santri tersebut pulang dari menghadiri undangan guru yang sedang punya hajatan, “Kami benar-benar tidak tahu apa-apa. Waktu melintas, tiba-tiba langsung diserang begitu saja,” ujar korban saat dimintai keterangan di klinik terdekat.

 

Sesampainya di daerah perempatan lampu merah Sun East Mall Genteng Kulon, tanpa ada alasan yang jelas mereka dikeroyok oleh gerombolan orang tidak dikenal hingga mengalami luka-luka berat. Ketiga korban saat ini sedang sadar dalam perawatan di RSUD Genteng Wetan. Beberapa mengalami luka di kepala hingga harus mendapatkan jahitan.

 

Serangan Menggunakan Benda Tumpul, Aksi brutal tersebut berlangsung cepat. Para pelaku diduga menggunakan berbagai benda tumpul untuk melukai korban. Berdasarkan kesaksian di lapangan, pelaku membawa bendera genk motor dan alat-alat seperti batu, kayu, dan benda keras lainnya.

 

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala. “Kepala saya kena hantam benda keras, mungkin kayu atau batu. Harus dijahit beberapa jahitan karena lukanya cukup dalam,” tambah korban sembari menunjukkan perban di kepalanya.

 

Langkah Pihak Berwajib: Hingga saat ini, identitas para pelaku pengeroyokan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. Petugas telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengidentifikasi motif di balik penyerangan tersebut.

 

Warga diimbau untuk tetap waspada saat melintasi area yang sepi pada malam hari dan segera melapor ke pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan disekitaran jalanan atau lingkungan. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *