Sulut-Mitra, kpksigap.com, Jumat, 21 Februari 2025.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik Ronald Kandoli sebagai Bupati dan Fredy Tuda sebagai Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) periode 2025-2030. Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (20/2/2025) dalam suasana khidmat.
Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kabupaten Minahasa Tenggara.
> “Ini adalah berkat Tuhan yang luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah melantik saya sebagai Bupati dan Fredy Tuda sebagai Wakil Bupati. Amanah ini akan kami jalankan sebaik-baiknya demi kemajuan Minahasa Tenggara,” ujar Ronald Kandoli.
Fokus Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik
Dalam arahannya, Bupati Ronald Kandoli menegaskan pentingnya sinergi antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat struktural dalam mendukung pembangunan daerah.
> “Saya meminta seluruh ASN dan pejabat struktural untuk bekerja sama membangun Minahasa Tenggara. Mari bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing serta menjaga profesionalisme dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan agar selalu menjaga koordinasi dan komunikasi yang baik dengan pimpinan serta atasan. Hal ini dilakukan agar setiap program yang telah dirancang dapat berjalan dengan lancar sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mengatur kewenangan serta tugas kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan.
> “Saya berharap seluruh perangkat daerah meningkatkan kinerja dan terus berinovasi agar seluruh tugas serta amanah dapat dilaksanakan dengan baik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.
Evaluasi Kinerja ASN dan Reformasi Birokrasi
Bupati Ronald Kandoli juga menegaskan bahwa evaluasi kinerja ASN akan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya.
> “Saya tidak akan ragu untuk menurunkan pejabat yang kinerjanya tidak baik. Pemerintah harus berjalan efektif, dan ASN yang tidak bekerja optimal akan menghambat pembangunan,” tandasnya.
Pernyataan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang mengatur tata kelola ASN berbasis kompetensi, profesionalisme, dan kinerja sebagai upaya membangun birokrasi yang bersih dan efektif.
Dengan semangat kepemimpinan baru ini, pasangan Ronald Kandoli – Fredy Tuda berkomitmen untuk membawa Minahasa Tenggara menuju kemajuan yang lebih baik, dengan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat.
(Kpksigap-Red-Robby)




