Polres Madina Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Beras Rp12.000/Kg.

Polres Madina Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Beras Rp12.000/Kg.

MADINA (Sumut)- kpksigap.com.

Dalam rangka mendukung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Polres Mandailing Natal (Madina) menggelar Gerakan Pangan Murah dengan tema “Polri untuk Masyarakat”.

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga ketersediaan pasokan beras di wilayah Kabupaten Madina. Beras dijual seharga Rp12.000 per kilogram, lebih rendah dari harga pasaran, sehingga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga.

Penjualan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan serentak pada Rabu, 13 Agustus 2025, di enam titik lokasi strategis, yaitu:

1. Depan Pos Lantas Kota Panyabungan

2. Depan Mapolsek Siabu

3. Depan Mapolsek Muara Sipongi

4. Terminal Kotanopan

5. Depan Polsek Panyabungan

6. Depan Polsek Panyabungan Selatan

Plh Kasi Humas Polres Madina Ipda Bagus Seto, SH, menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami mengajak warga untuk memanfaatkan momentum ini, agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis,” ujarnya.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, Polres Madina berharap stabilitas harga beras di pasaran dapat terjaga dan daya beli masyarakat meningkat. diikuti 49 peserta dari berbagai negara. Kedua, F1H2O World Championship pada 22–24 Agustus 2025 yang diikuti 10 tim internasional, disertai Pesta Rakyat Toba.

Untuk mendukung pengamanan, Polda Sumut mengerahkan 1.110 personel, terdiri atas 771 personel Polda Sumut, 207 personel Polres Toba, dan 132 personel dari instansi terkait. Pengamanan tidak hanya di arena lomba, tetapi juga mencakup bandara internasional, hotel tempat menginap atlet dan official, hingga lokasi strategis lain.

Wakapolda Sumut menekankan beberapa poin penting bagi personel, di antaranya melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan, membangun sinergi dengan seluruh stakeholder, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.

“Keberhasilan pengamanan ini bukan hanya menjadi kebanggaan Sumatera Utara, tetapi juga akan mengharumkan nama Indonesia di mata dunia,” pungkasnya.

Reporter (HMS/Eka Wardani)
Editor mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *