Polemik Rujab DPRD TTU, Lakmas NTT Usul Bangun Asrama dan Bus Antarjemput
Kpk Sigap Com, TTU 21 Februari 2026
Kondisi Rumah Jabatan (Rujab) Pimpinan DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menjadi sorotan tajam setelah adanya dugaan ketidaksesuaian antara serapan anggaran pemeliharaan dengan fakta kondisi fisik bangunan di lapangan. Direktur Lembaga Anti Kekerasan Masyarakat Sipil (Lakmas) NTT, Viktor Manbait, mendesak pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem tunjangan perumahan dan transportasi anggota dewan.
Viktor mengusulkan pembangunan asrama khusus dan pengadaan bus jemputan bagi para wakil rakyat sebagai solusi jangka panjang. “Pembangunan asrama akan menekan biaya perawatan gedung dan operasional rumah tangga secara signifikan. Secara sosial pun, ini akan memperkuat soliditas antaranggota dewan,” ujar Viktor.
Ketua DPRD TTU, Kristo Efi, membantah tudingan adanya penyimpangan anggaran. Ia mengaku kondisi Rujab yang ditempatinya jauh dari kata layak dan terpaksa menggunakan dana pribadi untuk melengkapi fasilitas rumah karena minimnya dukungan APBD.
Wakil Ketua II DPRD TTU, Agustinus Siki, juga mengungkapkan bahwa kerusakan di Rujab pimpinan sudah mencapai tahap mengkhawatirkan, termasuk pagar yang keropos dan atap yang bocor parah. Meski demikian, para pimpinan DPRD TTU tetap menjalankan tugas dari rumah dinas tersebut dan menantang publik untuk melakukan kroscek langsung.
Penulis: Ana Funan
Editor mursyidi




