Tak Mau ABS, Wali Kota Kupang Minta OPD Kolaborasi Jujur dan Transparan Atasi Masalah

 

*Kupang, KPK sigap,Rabu 15 April 2026

Wali Kota Kupang menegaskan tidak mau lagi menerima laporan Asal Bapak Senang (ABS) dari jajarannya. Arahan itu disampaikan saat memimpin rapat evaluasi lintas sektor, Rabu 15/4/2026.

Rapat dihadiri wakil wali kota Kupang dan seluruh pimpinan OPD, camat, lurah serta instansi vertikal. Agendanya mengevaluasi capaian program triwulan I 2026 dan merumuskan solusi atas kendala di lapangan.

*“Saya Butuh Fakta, Bukan Pujian”*
Wali Kota Kupang dr Christian Widodo meminta data kinerja dilaporkan apa adanya. Saya tidak butuh laporan ABS. Kalau target tidak tercapai, bilang tidak tercapai. Kalau ada masalah, kita buka bersama. Jujur dan transparan itu kunci.

Menurutnya, masalah kompleks seperti stunting, sampah, banjir, dan kemiskinan tidak bisa diselesaikan satu OPD. Dinas Kesehatan tidak bisa sendiri urus stunting. Butuh PUPR untuk air bersih, Dinas Sosial untuk intervensi keluarga. Kolaborasi itu wajib, bukan pilihan, tambahnya.

*Tiga Langkah Konkret*
Rapat menyepakati 3 tindak lanjut:
Satu Data Pemkot diperkuat agar seluruh OPD pakai basis data yang sama
Rakor teknis lintas sektor. wajib digelar tiap bulan untuk sinkronisasi.
Reward and punishment. diterapkan bagi OPD berkinerja baik dan buruk.

Plt Sekda Kota Kupang Jefry E Pelt ditugaskan mengawal hasil rapat dan memastikan OPD bergerak satu komando.

Reporter: Yohanes Tafaib

Editor Mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *