Polemik perusahaan galangan kapal PT. Galangan Moramo Maelo ( PT.GMM ) akhir-akhir ini menuai sorotan dari berbagai elemen gerakan, teruma bagi masyarakat Tanjung Tiram Moramo Utara Konawe Selatan.
Pasalnya, PT.GMM dianggap telah melenceng dari kesepakatan yang selama ini mereka sepakati bersama masyarakat Tanjung Tiram selaku warga lokal.
PT. GMM yang bergerak di bidang galangan kapal tersebut berjanji akan membuat jalan khusus untuk perusahaan, dalam kesepakatan yang mereka buat pihak perusahaan hanya diperbolehkan menggunakan jalan masyarakat minimal 6 bulan setelah itu perusahaan harus membuat akses jalan sendiri.
Koordinator LKPK Sultra Riman, sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oleh pihak PT. GMM, menurutnya prinsip suatu perusahaan hadir disuatu daerah adalah menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat lokal. Fakta yang terjadi dilapangan, hari ini PT. GMM menghadirkan polemik ditengah-tengah masyarakat Tanjung Tiram yang kami anggap akan mengancam efektivitas terhadap aktivitas masyarakat. Tuturnya
Sampai hari ini, masyarakat Tanjung Tiram masih masif dalam melakukan aksi penolakan terhadap penggunaan akses jalan oleh PT. GMM, namun aksi tersebut tidak memberikan efek bagi perusahaan.
Olehnya itu, dalam waktu dekat ini kami akan bertandang di Polda Sultra untuk mempertegas kembali bahwa apa yang dilakukan oleh PT. GMM ini perlu ada tindakan konkret baik dari aparat penegak hukum serta pemerintah. Pungkasnya
Makassar -Kpksigap.com – Beredarnya Pemberitaan mengenai dugaan pungutan liar (pungli) saat melakukan penangkapan razia ilegal sat lantas polrestabes yang melibatkan salah satu oknum lantas polrestabes […]
Banding Agung. Kpksigap.com Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan kembali menggelar operasi pasar LPG 3 kilogram untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan stok tetap tersedia […]
Kpksigap.com, LANGKAT – Baru setahun dibangun Tugu Adipura yang berada di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara kini sudah hancur Pantauan wartawan media kpksigap.com rusaknya […]