KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita kini mulai dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Salah satu wilayah yang telah merasakan dampak positif dari program ini adalah Dusun Mojoroto, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari.
Kehadiran asupan tambahan bergizi ini mendapatkan apresiasi hangat dari para orang tua. Vivi, salah satu ibu balita di Dusun Mojoroto, mengungkapkan rasa syukurnya atas program pemerintah tersebut. Menurutnya, pemenuhan gizi yang terjamin sangat membantu tumbuh kembang buah hatinya.
“Kami tentu merasa senang dengan adanya pembagian menu MBG untuk balita ini. Sangat terbantu untuk kebutuhan gizi anak-anak sehari-hari,” ujar Vivi saat ditemui di lokasi pembagian bantuan, Jumat (5/6/2026).
Pada pembagian hari ini, paket makanan yang disalurkan kepada warga terdiri dari menu bergizi seimbang, yakni sayur pakcoy, tempe bacem, nugget ayam, serta tambahan buah pisang sebagai pelengkap nutrisi.
Kendala Mekanisme Pengambilan
Namun, di balik antusiasme tersebut, sejumlah warga penerima manfaat menyuarakan keluhan terkait mekanisme distribusi yang diterapkan di Desa Tegalsari. Sistem pengambilan secara mandiri yang saat ini berlaku dinilai kurang praktis bagi sebagian keluarga.
Beberapa warga mengaku kesulitan untuk menjangkau lokasi pengambilan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan transportasi atau tidak memiliki anggota keluarga lain yang dapat dimintai bantuan untuk mengambil paket makanan tersebut.
Selain itu, persyaratan bagi penerima untuk membawa wadah makanan sendiri dalam setiap pengambilan menu juga menjadi catatan tersendiri bagi warga. Meski dipahami sebagai upaya menjaga kebersihan dan mengurangi limbah kemasan, aturan ini dirasa menambah beban bagi sebagian penerima manfaat yang memiliki mobilitas terbatas.
Warga berharap pihak penyelenggara dapat mengevaluasi sistem distribusi agar lebih ramah bagi seluruh kalangan, termasuk bagi keluarga dengan keterbatasan akses. Harapannya, program yang mulia ini dapat menjangkau seluruh balita di wilayah tersebut tanpa terhambat kendala teknis dalam pembagiannya. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)




