Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar Telah Dipecat !
Labuan Bajo, KpkSigap.com – Keluhan dari ribuan petani penerima pupuk bersubsidi yang tersebar di 183 kelompok tani (Poktan) di 13 desa di Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – Nusa Tenggara Timur ( NTT), atas kenaikan harga tebusan pupuk bersubsidi yang sangat tinggi melampaui harga eceran tertinggi (HET) secara sepihak oleh Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar Toko Simpati dalam tiga tahun terakhir, kini telah disikapi secara serius oleh CV.Harum Jaya selalu Distributor Pupuk Bersubsidi Kabupaten Manggarai Barat.
Dihubungi Tim Investigasi Nasional KPK SIGAP, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian ( BPP) Kecamatan Pacar, Beni Mursono melalui pesan singkat WhatsAppnya yang diterima media ini, Kamis ( 30/6/2025 menyatakan jika Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar, Simpati, sudah berhenti sekitar Minggu ketiga Juni 2025.
” Pengecer simpati sudah berhenti, sudah satu Minggu, saya lagi mengejar waktu agar bulan Agustus ini kado HUT RI petani di Kecamatan Pacar akan mendapatkan pengecer baru, berkas sudah lengkap tinggal menunggu proses peralihan RDKK,” ungkap Ben, demikian sapaan Koorditaor BPP Kecamatan Pacar.
Namun ketika ditanya Tim Investigasi Nasional KPK SIGAP apakah Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar berhenti karena permintaan sendiri, atau diberhentikan oleh siapa. Pihaknya menyatakan tidak tahu dan menyarankan untuk berkomunikasi langsung dengan CV.Harum Jaya selaku Distributor Pupuk Bersubsidi Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo.
” Saya tidak tahu, sebaiknya silahkan berkomunikasi dengan Distributor Pupuk CV. Harum Jaya,” tuturnya.
Menindaklanjuti arahan Koordinator BPP Kecamatan Pacar, Tim Investigasi Nasional KPK SIGAP melakukan konfirmasi kepada Yohanes Suherman, Direktur CV. Harum Jaya, Distributor Pupuk Bersubsidi Kabupaten Manggarai Barat di Labuan Bajo, Selasa siang, 5 Agustus 2025.
Suherman, demikian sapaan Direktur CV. Harum Jaya melalui pesan singkat WhatsAppnya kepada media ini menyatakan menyatakan Pengecer Simpati ternyata sudah lama telah dipecat.
” Pengecer Simpati sudah lama dipecat. Sedangkan ongkos angkut sesuai hasil kesepakatan dengan pemilik oto Rp 7.500/sak. Labuan Bajo ke Pacar jalan sudah Hotmix hanya ditempuh 1,5 jam,” ungkapnya.
Namun ketika diminta bukti administratif surat resmi pemecatan Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar, Suherman belum bersedia menunjukan seraya meminta Tim Investigasi Nasional KPK SIGAP menemuinya di Kantor CV.Harum Jaya.
Sebelumnya ,harga pupuk subsidi di Kecamatan Pacar menurut pengakuan petani adalah sebesar Rp 320.000 per pasang untuk tahun 2023. Harga ini naik lagi menjadi Rp 330.000 per pasang hingga awal 2025.
Diawal tahun 2025, Yohan sudah pernah membuat surat pernyataan bermeterai untuk meyakinkan Distributor Pupuk Bersubsidi Kabupaten Manggarai Barat, CV.Harum Jaya jika dirinya berkomitmen untuk menjual pupuk bersubsidi sesuai HET.
Pernyataan yang sama juga dibuat oleh Yohanes Ilham Jomi selaku Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar di kantor Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat, 4 Juni 2025. Bedanya , surat pernyataan awal Januari 2025 ditanda tangani hanya okeh Yohan sendiri. Sedangkan surat pernyataan bermeterai 4 Juni 2025 ikut ditanda tangani oleh Perwakilan Pupuk Indonesia Wilayah Flores di Labuan Bajo, Perwakilan CV. Harum Jaya selaku Distributor Pupuk Bersubsidi Kabupaten Manggarai Barat, Camat Pacar oleh Sekcam Pacar, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pacar, Beny Mursono, Perwakilan Kelompok Tani Dangka Desa Compang, Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat.
Kedua surat pernyataan ini dilanggar sendiri oleh Pengecer Pupuk Bersubsidi Kecamatan Pacar.
Dalam surat pernyataan 4 Juni 2025, Pengecer bersedia menjual pupuk bersubsidi sesuai HET, dan apabila kedapatan menjual pupuk bersubsidi di atas HET, dirinya menyatakan bersedia diproses hukum dengan segala akibatnya termasuk ijin sebagai pengecer dicabut.***
KPK SIGAP Red
Editor mursyidi
Reporter Adrianus Jehamat.




