Ormas BIDIK Rayakan Milad ke-9 di Blitar, Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi

Blitar | Kpksigap.com – Dengan penuh dedikasi dan gelora semangat pemberantasan korupsi, Organisasi Masyarakat Barisan Indonesia Pemantau dan Pengawas Tipikor (BIDIK) menandai perjalanan sembilan tahunnya melalui perayaan Milad ke-9 di Wisata Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, Sabtu (29/11/2025). Momentum ini bukan sekadar peringatan usia organisasi, tetapi juga penegasan kembali tekad BIDIK untuk terus berdiri tegak sebagai garda pengawasan publik demi Indonesia yang lebih bersih dan bermartabat.

Mengusung tema besar “Bangkitkan! Jiwa Nasionalisme Cinta Tanah Air Menuju Indonesia Lebih Maju Bersih dari Tindak Pidana Korupsi,” perayaan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran dan kontribusi BIDIK dalam mengawal integritas bangsa.

Dalam sambutannya, Ketua DPD BIDIK Jawa Timur, Sultan Abimanyu, mengajak seluruh anggota untuk terus membuka ruang komunikasi yang sehat antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat. Menurutnya, BIDIK hadir bukan sebagai pihak yang menakutkan, melainkan mitra yang humanis.

“Kami ingin bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Kami bersifat humanis. Apabila kami mempunyai satu hal untuk didiskusikan, jangan dijadikan beban. Jika ada kritik dan saran, tolong disampaikan,” ujar Sultan dengan penuh penekanan.

Ia juga mengingatkan anggota agar memahami nilai-nilai organisasi secara utuh. Seragam BIDIK, katanya, bukan hanya identitas, tetapi juga tanggung jawab moral dalam mengawal aturan dan kehormatan lembaga. “Resapi, jaga organisasi ini. Taati AD/ART saat menjalankan tugas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum BIDIK, Dr. Alamsyah, SH, MH, CLA, menyampaikan refleksi perjalanan organisasi selama sembilan tahun. Ia mengakui bahwa menjaga konsistensi dalam pengawasan tipikor di berbagai daerah bukanlah perjalanan yang ringan.

“Selama 9 tahun perjalanan kami tentunya tidak mudah. Alhamdulillah Blitar sebagai perayaan yang ke-9 menjadikan apresiasi kami di DPP,” ungkapnya, menyiratkan rasa bangga atas peran aktif BIDIK Jawa Timur.

Alamsyah menjelaskan bahwa BIDIK berpusat di Jawa Barat dan kini telah berkembang pesat dengan struktur organisasi di berbagai provinsi, mulai dari Sumatera, Kepulauan Riau, Riau, Bengkulu, Lampung, Jawa hingga Sulawesi. Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap gerakan pengawasan antikorupsi yang diusung BIDIK.

Ia menegaskan kembali bahwa BIDIK dibentuk untuk menjadi mitra strategis aparatur pemerintahan, khususnya dalam mendorong pencegahan serta pengawasan tindak pidana korupsi. BIDIK, menurutnya, tidak sekadar mengkritisi, tetapi juga hadir membawa solusi.

Pada perayaan kali ini, DPP BIDIK memberikan apresiasi khusus kepada DPD Jawa Timur yang dinilai sukses menjadi tuan rumah dan mampu membangun sinergi serta koordinasi lintas wilayah. Apresiasi ini menjadi motivasi baru bagi jajaran pengurus di Jatim untuk terus meningkatkan kinerja organisasi.

Acara semakin meriah ketika memasuki prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan BIDIK selama sembilan tahun. Ketua DPD BIDIK Jatim, Sultan Abimanyu, menyerahkan potongan tumpeng pertama kepada Ketua Umum BIDIK, Dr. Alamsyah, SH, MH, C.LA.

Momen tersebut disambut hangat oleh seluruh anggota BIDIK yang hadir, termasuk sejumlah kepala OPD Blitar Raya, anggota DPRD, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan kuat terhadap peran BIDIK dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas di daerah.

Perayaan Milad ke-9 BIDIK ini bukan hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga pengingat bahwa perjuangan memberantas korupsi adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat nasionalisme dan kolaborasi, BIDIK berharap dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah bangsa.

Redaksi | Pramono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *