
Manado, kpksigap.com, Kamis, 29 Mei 2025.
Provinsi Sulawesi Utara secara resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-X Syarikat Islam (SI) bertempat di Hotel Aston Manado, Jalan Sudirman. Kegiatan lima tahunan ini menjadi momentum strategis untuk konsolidasi organisasi, penguatan dakwah ekonomi, dan peran aktif SI dalam pembangunan daerah serta nasional..Rabu, 28/5/2025,
Muswil ke-X ini dihadiri langsung oleh Dr. H. Hamdan Zoelva, S.H., M.H., Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam sekaligus tokoh nasional mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI. Kehadirannya memberikan bobot strategis bagi jalannya Muswil, khususnya dalam memberikan arah perjuangan organisasi ke depan.
Turut hadir pula H. Machmud Turuis, S.E., Direktur Kepatuhan Bank SulutGo, yang menunjukkan sinergi antara dunia perbankan syariah dengan visi dakwah ekonomi SI. Keterlibatan Bank SulutGo mencerminkan pentingnya dukungan sektor keuangan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi umat.
Dalam pidatonya, Hamdan Zoelva menegaskan bahwa Syarikat Islam kini mengemban visi besar dakwah ekonomi sebagai solusi atas ketimpangan dan tantangan kesejahteraan umat Islam di Indonesia.
> “Ketimpangan ekonomi antara si kaya dan si miskin menjadi persoalan utama. Oleh karena itu, Syarikat Islam kini bergerak sebagai organisasi yang memajukan bidang ekonomi, termasuk penguasaan pasar, industri halal, dan perbankan syariah,” tegas Hamdan.
Ia juga menyinggung sejarah panjang SI di Sulawesi Utara yang telah hadir sejak tahun 1920 di Sulawesi Utara serta kontribusinya dalam melahirkan tokoh dan gerakan nasional yang berpijak pada nilai Islam, kebangsaan, dan kerakyatan.
Gubernur Sulawesi Utara melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut Johny Alfrits Alexander Suak, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Muswil SI. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan organisasi Islam khususnya SI dalam memperkuat stabilitas sosial, ekonomi, dan kebudayaan masyarakat Sulut.
> “Kami berharap SI terus menjadi perekat umat dan mitra strategis pemerintah dalam membangun Sulut, sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya keadilan sosial dan pembangunan berbasis kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.
Ketua Panitia Muswil, Suyanto Muarif, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak. Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Polda Sulut, Kodam XIII/Merdeka, Korem 131 Santiago, tokoh masyarakat serta semua organisasi masyarakat (ormas) islam dan pimpinan cabang SI dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.
> “Terima kasih atas kehadiran seluruh undangan. Ini bukti nyata bahwa Syarikat Islam tetap relevan dan didukung oleh berbagai kalangan,” ujarnya.
Kehadiran tokoh perbankan syariah dalam forum ini mempertegas bahwa SI tidak hanya membangun kesadaran keagamaan, tetapi juga bergerak dalam kerangka sistem ekonomi nasional yang adil dan inklusif.
Muswil yang akan berlangsung hingga 30 Mei 2025 ini dijadikan forum untuk memilih pengurus baru dan merumuskan arah strategis SI Sulut lima tahun ke depan. Dengan visi besar dakwah ekonomi, SI optimis dapat menjadi garda terdepan dalam menguatkan umat dan mendukung pembangunan bangsa.
Kpksigap/Redaksi
Robby.



