Mengapa Kamu Tidur? Bangunlah…” (Bdk. Luk. 22:46) Tema Perayaan Hari Minggu Palma, Mengenang Sengsara Tuhan, Minggu, 13 April 2025 Di Gereja Stasi Santa Theresia Urung, Paroki Santa Maria Magdalena Nangahure, Keuskupan Maumere
Seruan Yesus, “Mengapa kamu tidur? Bangunlah…” (Bdk. Luk.22:46) merupakan tema Perayaan hari Minggu Palma, mengenang sengsara Tuhan.
Melalui seruan ini, Yesus mengingatkan kita untuk senantiasa berjaga dalam doa agar kita tidak mudah jatuh dalam percobaan. Dalam getir ketakutan akan penderitaan salin, Yesus memohon kepada Allah agar Ia berkenan mengambil cawan dari pada-Nya. Memohon kepada Tuhan adalah sikap kepasrahan yang total kepada Tuhan. Demikian awal komentator diawal perayaan ekaristi.
Melansir dari situs resmi Vatican.va, Minggu Palma mengenang peristiwa Yesus memasuki Kota Yerusalem, beberapa hari sebelum penyaliban-Nya.
Peristiwa tersebut tercatat dalam keempat injil, yaitu Matius 21:1-11, Markus 11:1-11, Lukas 19:28-44, dan Yohanes 12:12-19.
Yesus Kristus memasuki Kota Yerusalem dengan penuh kemuliaan. Umat menyambut-Nya dengan daun palma dan sorak “Hosana”. Karena mereka percaya Yesus adalah Mesias yang mereka nantikan.
Seruan Hosana dalam bahasa Ibrani yang ditujukan kepada Yesus artinya “selamatkanlah” atau “tolonglah kami”.
Peristiwa tercatat dalam Kitab Suci dan menjadi simbol besar dalam umat Katolik, bahwa Yesus datang sebagai Raja Damai. Datang bukan dengan kuda perang seperti penguasa, tetapi dengan menunggangi keledai, lambang kerendahan hati.
Mengapa daun palma?
Daun palma dipakai sebagai lambang kemenangan bagi para martir. Para martir adalah orang-orang yang mati suci karena mempertahankan iman akan Yesus.
Bagi umat Katolik, makna daun palma melambangkan kemenangan rohani, sukacita bahwa Yesus akan mengalahkan maut.
Dalam tradisi gereja, daun palma yang diberkati pada hari Minggu Palma sering dibawa pulang untuk disimpan di rumah sebagai lambang perlindungan dan pengingat akan kerendahan hati Kristus.
Setahun kemudian, daun-daun tersebut dibakar dan abunya digunakan dalam perayaan Rabu Abu, membuka masa Prapaskah berikutnya.
Tradisi Minggu Palma.
Di Indonesia, perayaan Minggu Palma sangat hidup. Di kota-kota besar, proses daun palma biasanya digelar sebelum misa, diikuti umat dari berbagai usia.
Perayaan Minggu Palma, 13 April 2025 di Gereja Stasi Santa Theresia Urung Pigang, Paroki Santa Maria Magdalena Nangahure, Keuskupan Maumere, perayaan Liturgi ditanggung oleh siswa – siswi, Bapa Ibu guru dari SMP Negeri Pigang, Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka. Kehadiran keluarga besar SMP Negeri Pigang, turut memeriahkan perayaan liturgi dengan menjalani tugas – tugas dengan baik.
Pater Polce, CP yang memimpin perayaan Minggu Palma ini, yang dimulai dari luar gereja, rumah bapak Luis yang diawali dengan ibadat pemberkatan daun Palma selanjutnya bersama seluruh umat Allah yang hadir berarak menuju gereja seraya melambai – lambai daun Palma dengan menyanyikan “Hosana Putera Daud”.
Memasuki pintu gereja, umat yang telah memadati di luar gereja dan dalam gereja melambai – lambaikan daun palma dan Imam Pater Polce, CP berarak masuk bersama para misdinar kembali memerciki daun palma dengan air berkat. Suasana sukacita, hikmah, haruh serta penuh iman dirasakan umat Allah yang hadir memenuhi pelataran gereja.
Pater Polce, CP dalam homilinya menyampaikan kepada umat Allah makna spiritual akan misi penyelamatan Yesus dan panggilan untuk mengikuti-Nya dalam kerendahan hati, pengorbanan, dan kasih. Ajakan penuh iman, “marilah kita mengikuti Yesus pada jalan salib, jalan penderitaan Yesus dan bersama dengan Yesus, kita memperoleh sukacita hidup baru dalam keabadian”.
www.kpksigap.com|Sebatik// 5 April 2025 – Tim Satgas Gabungan yang terdiri dari Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Satgas Bais TNI, dan Satgas Intelijen Kodam VI/Mulawarman berhasil […]
KEPULAUAN ARU , PROVINSI MALUKU , KPKSIGAP .COM – PT. PELNI Cabang Dobo tidak mencari keuntungan dalam penimbangan barang para calon penumpang. Kepala PT . […]
TONDANO, kpksigap.com, Selasa,28 Oktober 2025. Lapangan Dr. Sam Ratulangi Tondano menjadi saksi khidmat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, yang berlangsung dengan penuh semangat […]