Blitar | Kpksigap.com – Wakil Ketua DPRD Kota Blitar dari Fraksi PKB, Adi Santoso, menggelar kegiatan reses masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 di kediamannya di Pakunden, Kota Blitar, Kamis (4/3/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sukorejo sebagai forum untuk menampung aspirasi warga secara langsung.
Reses merupakan agenda rutin anggota legislatif untuk menjaga komunikasi dengan konstituen. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan yang berkaitan dengan pembangunan lingkungan, pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, Adi menegaskan pentingnya amanah dan kejujuran sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Ia menilai kepercayaan masyarakat merupakan tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan integritas.
Ia juga menjelaskan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang memiliki harapan berlebihan terhadap peran DPRD. Padahal secara kelembagaan, DPRD memiliki batas kewenangan yang jelas, yakni pada fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Dari berbagai aspirasi yang disampaikan warga, terdapat tiga usulan yang dinilai paling mendesak dan perlu dijadikan prioritas. Ketiga hal tersebut berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat yang diharapkan dapat segera diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD.
Menurut Adi, kedekatan anggota DPRD dengan masyarakat membuat wakil rakyat dapat memahami secara langsung kondisi yang dihadapi warga di lapangan. Karena itu, setiap usulan yang muncul dalam reses akan dirangkum dan dibawa ke forum resmi agar dapat diperjuangkan dalam program pembangunan daerah.
Adi kembali menjelaskan bahwa DPRD tidak berperan sebagai pelaksana program. Peran lembaga legislatif adalah menyalurkan aspirasi masyarakat serta mengawasi kebijakan pemerintah daerah agar program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.
Dalam kesempatan itu, Adi juga menyinggung pentingnya menjaga integritas di tengah meningkatnya pengawasan terhadap pejabat publik. Ia menyebut sudah ada sejumlah pejabat yang tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Oleh karena itu, ia meminta doa dari masyarakat agar tetap kuat dan teguh dalam menjaga amanah rakyat.
“Untuk itu saya mohon doa agar saya tetap jejeg dalam menjaga amanah rakyat dan tidak menyalahgunakan kepercayaan yang telah diberikan,” ujarnya.
Redaksi | Pramono




