Masih Sekolah, Tapi Dengan Rasa Malu

KPKsigap.com — Kepahiang, Bengkulu 29april 2025//
Miris, hingga saat ini masih saja ada oknum yang diduga melakukan praktek pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah. Akibatnya, seorang siswa di salah satu SLTP Negeri di Kabupaten Kepahiang mengalami tekanan psikologis hingga merasa takut dan malu untuk bersekolah.
Peristiwa ini bermula ketika siswa berinisial (BA) mengaku tidak dapat mengikuti ujian Bahasa Inggris lantaran belum membayar uang ujian sebesar Rp15.000,- sebagaimana yang disebutkan oleh gurunya. Karena hanya dirinya yang belum melunasi, (BA) merasa malu dan memilih pulang sebelum ujian berlangsung.
Kondisi ini membuat (BA) enggan untuk kembali ke sekolah. Dari keterangan keluarga, kondisi ekonomi mereka yang kurang mampu menjadi penyebab keterlambatan pembayaran. Mereka membenarkan bahwa selain uang ujian, ada juga pungutan lain seperti uang foto pas (Rp30.000,-), uang LKS Rp15.000,- per mata pelajaran, serta infak rutin setiap Jumat yang dikumpulkan melalui OSIS.
“Orang tua mana yang tidak sedih? Anak kami malu, takut ditagih, sementara kami sendiri hidup dengan serba kekurangan dan tinggal di kos,” ungkap orang tua siswa tersebut dengan suara pilu.
Menanggapi hal ini, pihak sekolah melalui Kepala Sekolah mengakui adanya pungutan tersebut. Ia berjanji akan mengkaji ulang prosedur di sekolah. Terkait jual beli LKS dan foto pas, Kepala Sekolah menjelaskan bahwa pembelian bersifat pilihan dan tidak ada paksaan dari pihak sekolah.
“Saya akan koreksi kembali terkait dugaan pungutan uang ujian Bahasa Inggris tersebut. Untuk buku LKS dan pas foto, itu hanya jika murid memang bersedia,” tegas Kepala Sekolah.
Melihat adanya dampak psikologis terhadap siswa, sudah selayaknya pihak sekolah menggandeng lembaga pendamping seperti Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) atau lembaga konseling anak lainnya untuk memulihkan semangat belajar siswa. Dukungan psikososial menjadi penting agar siswa bisa kembali bersekolah dengan rasa percaya diri dan tanpa beban malu.

KPK Sigap Red Eko Suwito

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *