*KETUA YAYASAN NEKMESE TERJERAT KASUS PENIPUAN, APAKAH AKAN DICOPOT? 🔥*
KPK Sigap, TTU Selasa, 17 Maret 2026
Kristoforus Haki, Ketua Yayasan Nekmese dan Anggota DPRD TTU, diperiksa polisi selama 5 jam terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan jasa perencanaan dan pengawasan 11 Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten TTU. Ia dilaporkan oleh Petrus Ratrigis, yang mengaku belum menerima pembayaran atas jasa kerja perencanaan dan pengawasan pembangunan 11 unit dapur MBG yang telah diselesaikannya.
Pemeriksaan berlangsung intensif di ruang Reskrim Polres TTU, dan Kristo Haki diduga enggan mengganti biaya ratusan juta rupiah yang telah dikeluarkan oleh Petrus Ratrigis. Kasus ini mencuat setelah Petrus melaporkan Kristo Haki atas dugaan penipuan dan penggelapan.
Menurut Paulo Chrisanto dari Kantor Hukum Victor Emanuel Manbait, SH, Kristo Haki juga diduga memperdaya pelapor untuk menalangi biaya pembelian material serta upah tukang dalam pembangunan dapur MBG Maubesi. Hingga kini, terlapor diduga enggan mengganti biaya yang telah dikeluarkan oleh Petrus Ratrigis.
Kristo Haki, yang juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra TTU, kini berada dalam sorotan publik. Masyarakat TTU menantikan hasil pemeriksaan polisi dan berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan adil.
Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan kredibilitas Kristo Haki sebagai anggota DPRD TTU. Apakah ia akan dicopot dari jabatannya? Masyarakat TTU menantikan jawaban atas pertanyaan ini.
Reporter Ana Funan
Editor Mursyidi




