Manado, kpksigap.com, Senin, 21 Juli 2025.
Di tengah duka dan kepanikan akibat musibah kebakaran Kapal Barcelona V, sinyal kuat kehadiran negara datang pagi ini. Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, mendarat di Manado untuk memimpin langsung pemantauan penanganan korban dan memastikan proses tanggap darurat berjalan cepat, manusiawi, dan menyeluruh.
Setibanya di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Menhub disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, yang kemudian mendampingi beliau dalam kunjungan ke berbagai titik evakuasi dan fasilitas medis. Kedatangan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti bahwa pemerintah pusat hadir dan bertindak cepat di tengah krisis.
“Kami datang bukan hanya untuk melihat, tapi untuk memastikan setiap korban tertangani dengan layak. Negara hadir untuk rakyatnya, terutama saat mereka dalam keadaan paling sulit,” tegas Menhub Dudy.
Dalam data resmi yang dihimpun, tercatat 579 penumpang berhasil dievakuasi. Mereka saat ini tengah mendapatkan layanan medis, dukungan psikologis, serta pendampingan hukum bila diperlukan. Fokus utama pemerintah adalah keselamatan, pemulihan, dan keadilan bagi seluruh korban.
Gubernur Komaling menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemprov Sulut telah bergerak cepat dengan pendekatan terpadu dan responsif. “Tidak ada yang kami abaikan. Dari pelayanan kesehatan hingga penguatan logistik, semua kami siapkan untuk menjawab kebutuhan mendesak di lapangan,” ujarnya.
Rombongan Menhub dijadwalkan meninjau langsung posko evakuasi, gudang bantuan darurat, serta RS rujukan yang menangani korban luka. Setiap detail dipastikan berjalan tepat — dari suplai obat-obatan, kesiapan tenaga medis, hingga sistem pendataan korban.
Pemerintah juga menjamin bahwa investigasi mendalam dan transparan terhadap penyebab insiden ini segera dilakukan, dengan harapan agar tragedi serupa tak terulang. Kolaborasi lintas kementerian dan daerah kini tengah difokuskan untuk mendukung seluruh proses pemulihan.
Dalam suasana duka, hadirnya Menhub Dudy dan Gubernur Komaling memberi harapan baru: bahwa negara tidak pernah menutup mata. Semua sumber daya digerakkan — dari tim SAR, TNI-Polri, relawan, hingga unsur medis — dalam satu komando terpadu.
Kunjungan lapangan ini bukan hanya simbol kehadiran negara. Ini adalah manifestasi nyata kepedulian, kesigapan, dan komitmen pemerintah dalam melindungi rakyatnya. Dalam setiap langkah penyelamatan, satu pesan disampaikan: tidak ada warga yang akan berjalan sendiri di tengah bencana.***
Negara Tak Tinggal Diam! Menhub Dudy Purwagandhi Tiba di Manado, Kawal Langsung Penanganan Tragedi Kapal Barcelona V



