Warkuk Ranau,kpksigap.com Kantor desa diduga tak bertuan ,karena kepala desa beserta perangkat makan Gaji buta di saat jam kerja tidak ada pelayanan sedangkan kantor desa merupakan tempat pengaduan masyarakat juga tempat keperluan surat menyurat yang di butuhkan oleh masyarakat dalam kontes yang di kerjakan yang telah di tentukan dari pemerintah namun lain hal yang dengan oknum pemerintahan desa suka jaya kecamatan warkuk Ranau selatan kabupaten Ogan Komering ulu selatan .diduga kantor desa tutup dan terkunci seolah tak bertuan ,pada saat jam kerja terkesan oknum pemerintah desa suka jaya kecamatan warkuk Ranau selatan di duga makan gaji buta dan Pelayaan asal asalan dalam melaksanakan tugas sebagai pelayanan masyarakat ini sangat memperhatikan atas tidak di siplin oleh pemerintah desa yang sepi atau tutup pada saat jam kerja .
Pada tanggal 28 April pukul.09:00 wib 2025 tiem media kpksigap turun langsung menuju lokasi melihat pakta,teryata di temukan adanya kantor desa suka jaya kecamatan warkuk Ranau selatan tutup dan sepi seperti kantor desa tak bertuan bahkan tergembok saat jam kerja ,juga apdes pun tidak terpasang di depan kantor desa di kemana dana desa yang mestinya masyarakat setempat juga masyarakat umum dapat mengetahui anggaran yang di alokasikan melalui dana desa.
Warga desa suka jaya saat di mintai keterangan tiem media tentang kekosongan kantor desa yang tutup dan terkunci seperti tidak bertuan pada saat jam kerja yang enggan di sebutkan namanya menjelaskan bahwa biasanya ada pak tapi Tah kemana kepala desa dan perangkat kamu tidak tahu pak”ujarnya
Dalam hal ini oknum kepala desa apakah tidak mengetahui atau tidak tahu kewajiban tentang pelayanan publikasi ,bila merujuk peraturan pemerintah (PP,) nomor 11 tahun 2019 ,tentang desa yang mana gaji mereka sudah setara dengan PNS Golongan 2A ,maka sepatutnya mereka harus lebih di siplin melaksanakan tugasnya dan bisa dilihat hasil keputusan presiden (kepres) nomor 68 tahun 1995 yang mana mengatur tentang hari kerja di lingkungan lembaga pemerintah sudah barang tentu sudah pasti kepala desa memahaminya semestinya.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada penjelasan dari kepala desa di karenakan saat ingin di kompirmasi kantor desa dalam keadaan tutup Tampa terlihat adanya aparatur di kantor desa suka jaya tersebut.
(Andi Saputra)




