Harmoni di Balik Bukit Barisan: Bupati Humbang Hasundutan Pererat Tali Silaturahmi dalam Buka Puasa Bersama di Doloksanggul.
HUMBAHAS, (sumut) kpksigap.com – Di tengah sejuknya udara dataran tinggi Humbang Hasundutan, sebuah momentum sarat makna kerukunan tercipta. Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., menghadiri agenda Buka Puasa Bersama yang digelar di Masjid Raya Doloksanggul, Sabtu (28/2).
Acara yang mempertemukan Pemerintah Daerah, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), dan masyarakat Muslim Doloksanggul ini menjadi simbol kuatnya rajutan toleransi di Bumi Humbang Hasundutan.
Mengusung tema “Membangun Silaturahmi, Mempererat Tali Persaudaraan Antar Umat Beragama untuk Meraih Keberkahan di Bulan Ramadhan”, kegiatan ini tidak sekadar ritual seremonial, melainkan manifestasi nyata dari komitmen menjaga harmoni di tengah keberagaman.
Pesan Persatuan dari Pemimpin Daerah
Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Dr. Oloan Nababan mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya dapat berdiri di tengah-tengah jamaah. Beliau menegaskan bahwa Bulan Suci Ramadhan adalah momentum refleksi bagi seluruh lapisan masyarakat.
”Bagi saudara-saudaraku umat Muslim, selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, serta menguatkan iman dan kesabaran kita semua,” ujar Bupati.
Beliau juga menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga kohesi sosial.
“Mari kita pererat persatuan dan tingkatkan kepedulian sosial. Sebagai bangsa Indonesia, menjunjung tinggi toleransi adalah jati diri kita. Dengan solidaritas yang kuat, kerukunan antarumat beragama di daerah kita akan semakin kokoh,” tambahnya.
Dukungan Lintas Tokoh Agama
Kehadiran tokoh-tokoh lintas sektoral menambah kekhidmatan acara. Ketua FKUB Humbang Hasundutan, Pdt. Godman Tampubolon, menyatakan dukungan penuhnya terhadap kegiatan ini.
Menurutnya, sikap saling menghargai perbedaan adalah fondasi utama bagi kemajuan kabupaten.
Senada dengan hal tersebut, Ketua BKM Masjid Raya Doloksanggul, Drs. S. Junedi, yang juga mewakili Ketua MUI, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Bupati dan jajaran Forkopimda. Ia menyebut momen ini sebagai berkah yang tak terhingga bagi masyarakat.
Esensi Puasa: Menahan Diri dan Menjaga Lisan
Suasana semakin syahdu saat Ust. Safran Rizal Hutagalung menyampaikan ceramah singkatnya. Beliau menekankan bahwa hakikat puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan ujian bagi pengendalian diri secara menyeluruh.
”Puasa adalah madrasah kejujuran dan kesabaran. Kita dilatih untuk menjaga lidah dari ghibah (bergosip) dan menjaga hati dari penyakit duniawi. Ini adalah bentuk ketaatan mutlak kepada Allah SWT,” urai Ust. Safran.
Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Yunita Syahfitri Yani Koto ini turut dihadiri oleh:
Ny. Erma Oloan P. Nababan (Ketua TP PKK Humbang Hasundutan)
AKP AMPT Sitorus (Mewakili Kapolres Humbang Hasundutan)
Gerbung Munthe (Perwakilan Kantor Kemenag)
Meena Cibro (Ketua KPU Humbang Hasundutan)
Chiristison R. Marbun (Sekretaris Daerah)
Serta jajaran Asisten, Kepala OPD, dan Kabag di lingkungan Pemkab Humbang Hasundutan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung penuh kekeluargaan. Senyum hangat yang terpancar dari para tokoh dan warga menjadi potret nyata bahwa di Humbang Hasundutan, perbedaan adalah kekayaan yang mempersatukan.
Reporter satria@once JHG
Editor Mursyidi




