Sukabumi-Kpksigap.com 10 /6 2026
Dalam momentum Hari Ulang Tahun Desa Sukamulya ke-45, peresmian Gedung Olahraga dan Serbaguna (GOS) menjadi langkah penting dalam pengembangan desa, baik dari sisi olahraga, ekonomi, maupun pelayanan masyarakat.
Bupati menyampaikan bahwa keberadaan gedung tersebut diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga.
“Pertama, mudah-mudahan gedung ini bisa meningkatkan PAD desa. Kedua, sarana ini diharapkan mampu mencetak atlet-atlet muda dari Sukamulya yang nantinya bisa berprestasi dan sukses ke depan,” ujarnya.
Selain difungsikan sebagai sarana olahraga seperti voli dan badminton, gedung tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pemerintahan maupun disewakan untuk berbagai kegiatan masyarakat seperti hajatan dan pernikahan.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi secara bertahap melalui dukungan anggaran ke depan.
“Saya berharap semua desa nantinya bisa memiliki fasilitas seperti ini. Desa harus bisa menghasilkan dan mandiri karena gedung ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat,” tambahnya.
Ia juga berpesan agar masyarakat menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar tetap awet dan bermanfaat dalam jangka panjang.
Sementara itu, Kepala Desa Sukamulya mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan Gedung Serbaguna yang telah dirintis selama empat tahun melalui empat tahap penganggaran.
“Setiap tahun anggaran sekitar Rp200 juta. Kalau ditotal sekitar Rp800 juta dari pemerintah,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan gedung tersebut juga tidak lepas dari dukungan para pengusaha yang berada di wilayah Sukamulya. Melalui pendekatan dan komunikasi yang baik, sejumlah perusahaan turut memberikan bantuan berupa material dan perlengkapan.
“Alhamdulillah banyak yang membantu berupa barang dan material sehingga pembangunan ini bisa selesai,” katanya.
Ke depan, kawasan olahraga tersebut direncanakan akan terus dikembangkan. Kepala desa menargetkan pembangunan fasilitas penginapan atlet dua lantai hingga kolam renang pada tahun 2027 agar kawasan itu menjadi pusat olahraga terpadu.
“Harapannya nanti bisa dipakai kegiatan tingkat kabupaten. Selain dikomersialkan, hasilnya juga akan digunakan untuk santunan anak yatim, membantu warga jompo, dan meningkatkan pendapatan desa,” jelasnya.
Ia menyebutkan luas total kawasan olahraga tersebut mencapai sekitar 1,5 hektare dan seluruh lahan telah bersertifikat hak milik. Lahan itu merupakan kontribusi dari masyarakat dan pengusaha, termasuk Haji Usman Effendi yang bekerja sama dengan pihak perusahaan.
Kini, Gedung Serbaguna Sukamulya telah aktif digunakan masyarakat setiap hari untuk kegiatan olahraga maupun acara sosial kemasyarakatan, bahkan digunakan juga oleh warga dari luar Sukamulya.
“Kalau melihat manfaatnya ke depan, membangun gedung ini seperti memiliki sawah empat hektare,” pungkasnya.
Pewarta:(Yanti)
Editor Mursyidi




