Blitar | Kpksigap.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Umum Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Minggu malam (21/9). Sebuah minibus Honda Odyssey dengan nomor polisi AG 1974 F menabrak dua pejalan kaki yang tengah berada di tepi jalan. Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan baru dilaporkan ke kepolisian pada keesokan paginya, Senin (22/9) pukul 08.30 WIB. Lokasi kejadian diketahui berada di jalan provinsi yang kerap dilalui kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Menurut informasi dari Satuan Lalu Lintas Polres Blitar, kendaraan Honda Odyssey tersebut dikemudikan oleh pria berinisial L.W., 46, warga Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Saat kejadian, pengemudi tidak dapat menunjukkan SIM A yang sah.

Korban meninggal dunia diketahui bernama N.C., 47, seorang guru asal Kelurahan Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Ia sempat dilarikan ke RS Mardi Waluyo Kota Blitar, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif.
Sementara satu korban lainnya, M.A., 52, yang juga merupakan guru dan warga Kelurahan Srengat, mengalami luka berat dan hingga saat ini masih dirawat di rumah sakit yang sama. Keduanya diketahui tengah berdiri di tepi jalan sebelah selatan saat ditabrak kendaraan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Blitar, AKP Rio Angga Prasetyo, S.I.K., M.M., dalam keterangan resminya menyatakan bahwa faktor utama kecelakaan diduga kuat karena kelalaian pengemudi yang tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki.
“Pengemudi kurang berhati-hati dan tidak mengantisipasi keberadaan pejalan kaki di tepi jalan. Saat ini, kami masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kejadian serta legalitas dokumen pengemudi,” jelas AKP Rio dalam keterangannya, Senin (22/9).
Akibat kejadian ini, pihak kepolisian mencatat kerugian materiel mencapai Rp5 juta. Selain kerusakan pada kendaraan, peristiwa ini juga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, terutama atas meninggalnya N.C. yang dikenal sebagai sosok guru teladan di lingkungan sekolahnya.
Kasus ini tengah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Blitar. Polisi juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih memperhatikan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain, terutama di malam hari atau saat kondisi jalan minim pencahayaan.
Redaksi | Pramono




