Jakarta 07 Oktober 2025
“Terjadi nya insdine Arongansi oknum dishub rawa buaya saat melakukan penilangan terhadap seorang mahasiswa bersama dengan rekan nya dalam tekanan untuk mengikuti kehendak mereka di duga keras dengan ancaman. Untuk di bawa ke kantor Dishub bersama Debkoleter ( Matel )
Enjel Rd sangat jelas mengarahkan dan mengambil tindakan tegas untuk di selaikan di kantor polisi karna ada nya debcoletor yang mencegat mahasiswa tersebut
Karna di duga ada nya indikasi 86
Sangat di sayangkan oknum dishub tersebut malah mendesak korban untuk ikut dengan mereka
“Ironis nya bukan nya memberikan arahan yang baik dan bijak berbanding terbalik sangat arogan diduga keras ada nya indikasi dengan debcoletor untuk mengintimidasi korban memeras dengan nada yang sangat tinggi.
Enjel Rd saat di TKP pun tidak tinggal diam saat korban dibawa dengan tujuan yang tidak jelas,terus mengikuti mereka, sampai kehilangan jejak
” Ini akan menjadi sorotan publik oknum dishub yang di duga kini menjadi sorotan publik di duga sering memeras mobil dengan nominal bervariasi untuk kepentingan pribadi ataupun kantor dishub,
karna perihal ini dishub bekerja sama dengan debcoletor mendukung debcoletor unutuk memeras dan mengintimidasi, Enjel Rd selaku Korwil Saat itu sedang berada di TKP pun di larang untuk meliput dan tidak di gubris dan melarang jurnalis menjalankan tugas nya sebagai jurnalis
Ini jelas melanggar Undang Undang Pers No 40 Tahun 1999 sangat jelas kami di lindungan dengan UUD dan hukum apabila
Meralang jurnalis saat sedang bertugas dan meliput sebagaimana foksi nya
Polisi pun malah sangat mendukung kami untuk membantu segera membantu korban untuk di selesaikan di kantor.ujar salah satu anggota polisi.
Ketika polantas selasai menjalankan tugas nya dan kembali ke kantor
Dishub seakan bebas dengan leluasa karan tidak ada polantas. Dengan sangat arogan memenuhi korban bersama dengan debcoletor
Ada apa kah dengan dishub rawa buaya??????????
” Kami akan terus mendalami peristiwa ini karna di duga keras di jadikan ajang bisnis banyak nya korban bahkan salah satu supir di duga di mintai uang 2juta rupiah dan ironis sekali tak beradap supir itu pun disuruh pus up ironis sekali hal itu terjadi.Mencoreng nama intistusi DINAS PERHUBUNGAN
Ini sudah sangat jelas melanggar yAng seharus nya menjadi beberapa tugas pokok dishub
Manajemen dan Pelayanan Transportasi dan Mengelola sistem transportasi, termasuk izin usaha angkutan dan layanan transportasi umum.
Sosialisasi dan Edukasi, Memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai keselamatan transportasi dan peraturan lalu lintas.
- Kami akan tindak lanjut perkara ini sampai tuntas dan oknum oknum dishub nakal yang di duga sangat sering sekali melakukan 86 di TKP.
Segera di tindak dengan tegas.
Kami berharap Walikota dan gubenur harus mengambil langkah tegas. Agar hal ini tidak menjadi kemudian hari dan di masa depan
Enjel Rd/ Team




