Bersih Bersih Masjid Adalah Tanggung Jawab Bersama, Ujar Ketua Tanfidziyah NU Serpong Utara.
TANGERANG SELATAN – Kpksigap.com – Bersih Bersih Masjid Periode Agustus Di Gelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Serpong Utara Bersama Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama ( LTM NU) Dan Anak Anak IPNU-IPPNU Di Masjid Nurul Ikhlas Area Pondok Pesantren Yayasan At-Thayibah Rabbani Kampung Prigi, Kelurahan Lengkong Karya, Ahad ( 24/08/25).
Mesjid merupakan rumah ibadah umat Islam yang bukan hanya sebagai tempat untuk beribadah, tetapi juga untuk bersilaturahmi dan sebagai sarana syiar Islam.
Karenanya, kebersihan dan kenyamanan masjid menjadi hal yang sangat penting. Tujuannya, agar ibadah dan aktivitas keagamaan lainnya bisa berjalan dengan khusyuk dan lancar.
Menurut H. Erwin Baharudin, SE., Ketua Tanfidziyah NU Serpong Utara Katakan, “Menjaga kebersihan dan keindahan masjid sejatinya merupakan tanggung jawab bersama, karena sekaligus untuk mewujudkan kepedulian dan kecintaan kita semua terhadap tempat ibadah.
“Membersihkan area masjid seperti lantai, dinding, kaca jendela, karpet masjid, juga toilet hingga ke tempat wudhu, adalah mencontoh tauladan kebersihan yang selalu di anjurkan oleh Rosulullah.
“Rasulullah SAW memerintahkan untuk membangun dan memerintahkan untuk merawat, menjaga serta membersihkan masjid bahkan untuk memberinya wewangian.
“Program bersih bersih masjid adalah bagian dari rangkaian program MWC NU melalui LTM NU dan IPNU-IPPNU Serpong Utara, selain untuk bersilaturahmi juga untuk memberi manfaat kepada lingkungan.
“Semoga kedepan banyak yang bisa berkontribusi dari organisasi kemasyarakatan ataupun instansi pemerintah untuk bisa berkolaborasi dalam program ini, ”Pungkas H. Erwin Baharudin, SE.,Ketua Tanfidziyah NU Serpong Utara.
Menurut salah satu pengurus masjid dan pengasuh pesantren yayasan At-Thayibah Ustadz Hamdan sampaikan, “Terimakasih telah hadir di mesjid kami, Masjid Nurul Ikhlas yang terdiri dari dua lantai ini dan menampung kurang lebih sekitar tiga ratus jamaah, dan memiliki jamaah kurang lebih ada 30 setiap sholat rowatib.
“Jamaah terdiri dari anak anak pondok dan warga sekitar, sedangkan untuk setiap sholat Jumat alhamdulillah jama’ah lantai bawah selalu penuh.
“Kami maknai mesjid ini bagian dari tempat ibadah, tetapi tempat kita ini juga sebagai tempatnya untuk menuntut ilmu dan tempat mensosialisasikan masalah sosial di lingkungan dan pesantren, jadi masjid ini sangat kompleks makna dan fungsinya, “Jelas Pak Ustadz Hamdan.
Sebagai informasi beberapa hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Ketua Ranting NU Lengkong Karya Amil Muhdi Wijaya, dan Ketua IPNU Serut Ibnu Hasbi.
Reporter ( Cak Nor).
Editor mursyidi




