KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti ruang pertemuan di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Peradi yang berlokasi di Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Para petani yang tergabung dalam komunitas perkebunan Glenn Faloc berkumpul untuk menggelar rapat penting terkait pengajuan penerimaan lahan.
Pertemuan krusial ini tidak hanya dihadiri oleh puluhan perwakilan petani dan tim penasihat hukum, tetapi juga mendapat pengawalan ketat dari aspek publikasi oleh jajaran awak Media KPK Sigap. Kehadiran media di tengah-tengah masyarakat ini menjadi bentuk nyata dari fungsi kontrol sosial dan keterbukaan informasi publik terkait perjuangan hak-hak agraria masyarakat bawah.

Pendampingan Hukum dan Transparansi Informasi
Agenda utama pertemuan ini adalah mematangkan strategi kelengkapan berkas serta menyamakan persepsi mengenai langkah-langkah legal formal dalam proses pengajuan hak atas lahan perkebunan tersebut.
Ketua tim pendamping hukum dari LBH Peradi menegaskan bahwa kehadiran lembaga hukum bersama dengan dukungan publikasi dari media massa, khususnya KPK Sigap, sangat penting untuk memastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di Indonesia.
“Kami berkomitmen mengawal aspirasi para petani Glenn Faloc ini agar hak-hak mereka dapat terpenuhi secara sah dan konstitusional. Dengan adanya sinergi bersama awak Media KPK Sigap, kita berharap jalannya proses ini dapat dipantau oleh publik secara luas dan objektif,” ujarnya di sela-sela acara.
Berjalan Kondusif dan Penuh Harapan
Sepanjang acara berlangsung, para petani tampak menyimak dengan seksama pemaparan materi hukum serta tahapan birokrasi yang harus dilalui. Awak Media KPK Sigap yang berada di lokasi pun secara aktif mendokumentasikan dan memantau setiap jalannya diskusi agar informasi yang disampaikan ke masyarakat luas tetap akurat dan berimbang.
Meski membahas isu lahan yang tergolong sensitif, rapat yang digelar di kawasan Dusun Wadungdolah ini berjalan dengan sangat tertib, aman, dan kondusif tanpa ada ketegangan yang berarti.
Salah seorang perwakilan petani Glenn Faloc mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh tim hukum dan jurnalis yang hadir. “Kami merasa lebih tenang dan optimis karena perjuangan kami tidak hanya didampingi secara hukum oleh LBH, tetapi juga disuarakan secara jujur oleh rekan-rekan Media KPK Sigap,” ungkapnya penuh harap.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan penandatanganan dokumen kesepakatan serta doa bersama demi kelancaran proses pengajuan lahan ke depannya. Para petani membubarkan diri dengan tertib membawa optimisme baru untuk mengawal perjuangan mereka lewat jalur yang legal, damai, dan transparan. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)




