Nagrak – Kpksigap.com// .Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Sertu Parjiman Melaksanakan Kerja Bakti Pembuatan Bronjong Di Kp. Kubang Rt 03/05 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sabtu, (3/5/2025).
Bronjong atau pondasi penahan tanah adalah dinding yang terbuat dari tumpukan batu kali yang disusun sedemikian rupa untuk penahan tanah atau bangunan.Fungsinya adalah untuk menjaga struktur tanah agar tidak bergeser dan tetap stabil. Sebagai langkah antisipasi terjadinya longsor.
“Kami bersama warga melakukan kerja bakti pemasangan Bronjong batu. Tujuanya untuk menahan tanah agar tidak bergeser atau longsor, apalagi saat ini curah hujan sangat tinggi dan dapat menyebabkan bencana tanah longsor. Sebelumya telah dilakukan rapat desa bersama seluruh warga terkait pembangunan talud ini,” terang Sertu Parjiman.
“Selain itu, pemasangan secara gotong royong ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk mendorong masyarakat agar saling peduli terhadap pembangunan di desanya, karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga terutama dalam segi keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.
“Lebih baik kita mencegah sebelum terjadi tanah longsor yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil yang lebih besar, semoga setelah adanya pemasangan Bronjong ini dapat mengurangi resiko tanah longsor,” tutup Babinsa.
Reporter : pepenBabinsa Cisarua Koramil Nagrak Sertu Parjiman Melaksanakan Karbak Dengan Masyarakat Pembuatan Bronjong.
Nagrak – Kpksigapnewscom.Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Sertu Parjiman Melaksanakan Kerja Bakti Pembuatan Bronjong Di Kp. Kubang Rt 03/05 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Sabtu, (3/5/2025).
Bronjong atau pondasi penahan tanah adalah dinding yang terbuat dari tumpukan batu kali yang disusun sedemikian rupa untuk penahan tanah atau bangunan.Fungsinya adalah untuk menjaga struktur tanah agar tidak bergeser dan tetap stabil. Sebagai langkah antisipasi terjadinya longsor.
“Kami bersama warga melakukan kerja bakti pemasangan Bronjong batu. Tujuanya untuk menahan tanah agar tidak bergeser atau longsor, apalagi saat ini curah hujan sangat tinggi dan dapat menyebabkan bencana tanah longsor. Sebelumya telah dilakukan rapat desa bersama seluruh warga terkait pembangunan talud ini,” terang Sertu Parjiman.
“Selain itu, pemasangan secara gotong royong ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk mendorong masyarakat agar saling peduli terhadap pembangunan di desanya, karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga terutama dalam segi keamanan dan kenyamanan,” ujarnya.
“Lebih baik kita mencegah sebelum terjadi tanah longsor yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil yang lebih besar, semoga setelah adanya pemasangan Bronjong ini dapat mengurangi resiko tanah longsor,” tutup Babinsa.
*SAT RESNARKOBA POLRES SOPPENG RINGKUS PENGEDAR SABU DI KAWASAN BATU-BATU* SOPPENG,- Kpksigap com – // Seorang pria berinisial MA (39), warga Kecamatan Marioriawa, berhasil diamankan […]
Manado, kpksigap.com, Senin, 09 Juni 2025. Perkumpulan Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasionalis Anti Korupsi (INAKOR) Sulawesi Utara kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas […]