PRAYA, LOMBOK TENGAH – KPK SIGAP. Menapaki usia kelima tahun beroperasi, Klinik Kuta Emergency yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika terus memperkuat fasilitas dan jangkauan pelayanan medisnya, termasuk merencanakan jalur evakuasi pasien langsung ke Bali guna menjawab kebutuhan yang terus meningkat.
Perayaan hari jadi klinik digelar di Raja Kuta Hotel Mandalika, Senin (20/7/2026), dihadiri jajaran manajemen serta puluhan tamu undangan dari berbagai kalangan. Selama lima tahun perjalanannya, klinik berstandar internasional ini telah menjadi tumpuan utama pelayanan kesehatan di kawasan pariwisata unggulan tersebut, dengan catatan telah melayani lebih dari 20 ribu pasien yang sebagian besar merupakan wisatawan mancanegara.
Sebagai penunjang vital pariwisata Mandalika, Klinik Kuta Emergency menyediakan layanan lengkap mulai dari ruang gawat darurat, laboratorium, radiologi, hingga pelayanan medis kunjungan ke hotel dan perusahaan di sekitar kawasan. Selain itu, klinik ini menjadi satu-satunya di wilayah tersebut yang menyiapkan ambulans berbasis Toyota Alphard khusus untuk penanganan tamu VIP, serta selalu bersiaga mengawal berbagai ajang bergengsi berskala internasional yang digelar di Mandalika.
Direktur Utama Klinik Kuta Emergency, Muhammad Doni Muliadi, menyampaikan bahwa ke depan pihaknya akan memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai instansi, termasuk mewujudkan layanan evakuasi medis ke Bali yang merupakan permintaan paling banyak masuk dari pasien maupun keluarganya.
“Kami tengah menjajaki kerja sama dengan penyedia fasilitas helipad khusus rujukan medis untuk kebutuhan tersebut. Meski begitu, kami tetap menjadikan rumah sakit-rumah sakit yang ada di Pulau Lombok sebagai prioritas utama penanganan, evakuasi ke Bali hanya akan dilakukan sesuai permintaan dan kebutuhan medis yang mendesak,” ujar Doni.
Doni juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berkembang, baik itu mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan sebagai klinik, maupun melangkah lebih jauh hingga bertransformasi menjadi rumah sakit internasional di masa mendatang.
Sementara itu, di kutip dari lombok post Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Johan Efendi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja serta kontribusi nyata klinik dalam mendukung pelayanan kesehatan di kawasan Mandalika. Ia juga menyoroti kedisiplinan pihak klinik dalam mematuhi peraturan dan menyampaikan laporan kinerja secara berkala.
“Pemerintah daerah sangat mendukung langkah peningkatan kapasitas ini. Kami berharap ke depannya Klinik Kuta Emergency tidak hanya berhenti di tingkat klinik, melainkan mampu tumbuh menjadi rumah sakit berstandar internasional yang semakin menguatkan layanan kesehatan di Lombok Tengah,” tegas Johan.
Reporter Lalu Suhaili
Editor Mursyidi



