KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian alam dengan berpartisipasi aktif pada Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Aksi lingkungan ini dipusatkan di area Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Pantai Ancol Plengsengan, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, pada Selasa (21/7/2026).
Program kolaboratif yang diprakarsai oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tersebut sukses menyedot perhatian publik. Lebih dari 1.000 peserta yang terdiri atas personel TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), nelayan, pelajar, mahasiswa, hingga pegiat lingkungan dan warga sekitar turun langsung membersihkan kawasan pesisir.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, menyampaikan bahwa keikutsertaan aparat kepolisian dalam agenda ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program strategis pemerintah. Langkah ini bertujuan untuk membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, serta kondusif melalui sinergi seluruh elemen masyarakat.
Ia menegaskan, pemeliharaan kebersihan lingkungan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah semata, melainkan menjadi tanggung jawab kolektif yang harus dijalankan secara konsisten.
“Polresta Banyuwangi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI. Lewat aksi nyata ini, kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan. Lingkungan yang terjaga akan menciptakan suasana yang sehat, aman, dan nyaman, sekaligus menyokong keberlanjutan sektor pariwisata serta daerah,” tutur Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.
Lebih lanjut, Kapolresta menekankan bahwa tingginya antusiasme serta semangat gotong royong para peserta menjadi bukti kuat bahwa kepedulian lingkungan dapat dipupuk melalui kerja sama lintas sektoral.
Ia mengimbau agar gerakan pembersihan ini tidak sekadar berakhir sebagai agenda formalitas, melainkan dapat tertanam menjadi kebiasaan sehari-hari di tengah masyarakat.
“Kolaborasi yang solid antara pemerintah, TNI-Polri, komunitas, sektor pendidikan, dan warga adalah kunci utama menjaga keberlanjutan lingkungan. Kami mengajak seluruh elemen warga untuk bahu-membahu merawat Banyuwangi agar tetap resik, indah, dan nyaman,” pungkasnya.
Selain diisi dengan aksi pembersihan sampah di sepanjang pesisir pantai, kegiatan ini juga diselingi edukasi mengenai pentingnya tata kelola sampah yang bijak serta pelestarian ekosistem sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sumber berita: (Red Jaskurnia)




