KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
BANYUWANGI – Sejumlah ruas jalan raya di wilayah Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, mendadak licin akibat tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada Selasa (23/6/2026) pagi. Kondisi tersebut sempat memicu kepanikan setelah beberapa pengendara sepeda motor dilaporkan tergelincir dan terjatuh.
Menurut keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, tumpahan solar tersebut membentang di beberapa titik jalur utama Singojuruh. Karena terjadi pada jam berangkat kerja dan sekolah, tak sedikit pengendara roda dua yang kurang antisipasi hingga kehilangan kendali atas kendaraannya.
“Tadi pagi memang sempat ada beberapa motor yang jatuh berturut-turut karena jalannya sangat licin. Beruntung kecepatan mereka tidak terlalu tinggi, sehingga tidak ada korban luka parah,” ujar warga setempat yang berada di lokasi kejadian.
Respons Cepat Petugas Damkarmat
Mendapat laporan dari masyarakat terkait ancaman keselamatan di jalan raya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi segera menerjunkan personel menuju lokasi.
Satu unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan penyemprotan dan pembersihan material solar guna mengembalikan friksi aspal agar aman dilalui.
“Kami langsung meluncurkan tim ke lokasi begitu menerima laporan adanya tumpahan solar yang membahayakan pengguna jalan. Fokus utama kami adalah melakukan lokalisir dan menyemprot jalanan dengan air dicampur detergen khusus agar sisa-sisa minyak yang licin benar-benar hilang,” ungkap perwakilan petugas Damkarmat Banyuwangi dalam keterangannya, Selasa (23/6).
Imbauan dan Penyelidikan Sumber Tumpahan
Proses pembersihan berlangsung cepat demi mencegah terjadinya kecelakaan beruntun yang lebih parah. Selama proses evakuasi dan pembersihan, jalur lalu lintas sempat tersendat namun kembali normal setelah dipastikan aman oleh petugas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan penelusuran terkait asal-muasal tumpahan solar tersebut. Diduga, solar tercecer dari tangki kendaraan besar atau truk angkutan yang mengalami kebocoran saat melintas di kawasan tersebut.
Pihak kepolisian dan Damkarmat Banyuwangi mengimbau kepada para pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi area yang rawan ceceran material berbahaya.
Di sisi lain, para pemilik kendaraan besar juga diingatkan untuk rutin memeriksa kelayakan armada mereka sebelum beroperasi demi keselamatan bersama. Sumber berita: (Red Kurnia)




