Isak Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 82 di Gambiran Banyuwangi

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI — Isak tangis bahagia dan pekik syukur mewarnai kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 82 asal Kabupaten Banyuwangi, Selasa (23/6/2026). Ratusan keluarga dan kerabat yang telah menanti sejak pagi hari tampak memadati Yayasan Amanatullah, Desa Wringagung, Kecamatan Gambiran, yang menjadi salah satu titik pusat kedatangan.

 

Rombongan jemaah haji yang mengendarai sejumlah bus tiba di lokasi pada siang hari. Begitu pintu bus terbuka, suasana haru langsung pecah. Ratusan penjemput yang semula tertib di luar barikade langsung menyambut hangat kedatangan para jemaah yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah rukun Islam kelima di Tanah Suci selama lebih dari satu bulan.

 

Salah satu penjemput, Nurhayati (42), mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 06.00 WIB demi mengantisipasi kepadatan dan memastikan bisa langsung memeluk sang ibu yang kembali dengan selamat.

 

“Alhamdulillah, Ibu kembali dalam keadaan sehat walafiat. Rasanya campur aduk, sedih karena rindu, tapi sangat bahagia dan bersyukur beliau bisa menyelesaikan ibadah haji dengan lancar,” ujar Nurhayati dengan mata berkaca-kaca.

 

Suasana haru semakin terasa saat para jemaah lansia turun dari bus dengan dibantu oleh petugas penitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) setempat serta kerabat. Pelukan erat dan untaian doa saling berbalas di antara jemaah dan pihak keluarga yang terpisah selama 40 hari lamanya.

 

Sementara itu, pihak perwakilan Yayasan Amanatullah bersama jajaran aparat keamanan dan tokoh masyarakat setempat memastikan proses pemulangan berjalan dengan aman dan tertib.

 

Pengamanan ketat diberlakukan di sekitar area yayasan untuk mengantisipasi membeludaknya warga yang berpotensi mengganggu jalur penurunan jemaah dan barang bawaan.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, pemulangan jemaah haji Kloter 82 asal Banyuwangi ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama setempat.

 

Seluruh jemaah yang turun di titik Gambiran dilaporkan dalam kondisi fisik yang baik, meskipun sebagian besar mengeluhkan kelelahan fisik akibat perjalanan jauh dari Arab Saudi menuju tanah air.

 

Setelah proses administrasi singkat dan pengambilan barang bawaan berupa air zamzam serta koper selesai, para jemaah langsung bertolak ke rumah masing-masing bersama keluarga besar mereka untuk melanjutkan silaturahmi. Sumber berita: (Red Kurnia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *