Diduga Kuat Oknum Manejer Putri Kalteng Sejahtra Pungut Uang Extra Gas LPG 3 Kg, Hingga 5000 Rupiah Pertabung. Sampit - Kalteng. Diduga kuat oknum pegawai Agen LPG 3 Kg, bersubsidi yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Mentawabaru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, ( Kotim ) melakukan pungutan liar ( pungli ) kepada sejumlah pangkalan, diketahui Agen tersebut beenama Putri Kalteng Sejahtra ( PKS ) yang bergerak dibidang Gas LPG 3 Kg, yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Mentawabaru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Informasi yang didapat praktik pungutan liar itu sudah berjalan cukup lama namun hingga saat ini belum tersentuh pihak aparat penegak hukum ( APH ) Sumber informasi yang diperoleh media ini dilokasi Rabu 25 April 2026 menyebutkan, pungutan liar itu memang benar ada, dan itu dilakukan oleh oknum pegawai Agen Gas LPG 3 Kg, sendiri terhadap sejumlah pangkalan, ironisnya pola pengutan liar yang dilakukan oleh beberapa oknum pegawai Agen itu berfareasi dari 2000 rupiah, hingga 5000 rupiah pertabung. " Jumlah pangkalan yang notabenya dibawah Agen Putri Kalteng Sejahtra ( PKS ) kurang lebih ada 30 pangkalan. Pola pungutan liar itu dilakukan setiap kali pengiriman, pangkalan diwajibkan menbayar uang extra ada yang 2000 rupiah, dan ada yang 5000 rupiah, tergantung jonanya, untuk pembayaran uang estra itu dikirim melalui nomor rekening Manejer, seperti biasa. Sementara sumber lain yang bisa dioercaya menyebutkan, adanya pembayaran pangkalan baru ke Putri Kalteng Sejahtra ( PKS ) sangat mencekik, informasinya ada beberapa pangkalan yang membayar daftar pangkalan baru hingga ratusan juta rupiah, ' katanya. Ada teman saya yang bayar sampai Rp = 170, 000.000 juta rupaih, dan ada juga yang kena Rp = 190,000.000 juta rupiah, apakah itu benar ya sampai segitu buat bikin pangkalan LPG 3 Kg, yang baru daftarnya," katanya. Infonya sih berbayar pangkalan baru itu langsung dengan Adminya berinisial AT. ada beberapa pangkalan baru. Sementara menurut Hendarto, Derektur Utama PT. Putri Kalteng Sejahtra, ( PKS ) ketika dikonfirmasi media ini Rabu 25 April 2026 sekira pukul 09.00. Wib membenarkan informasi itu dan itu bukan saya yang melakukan, pertama ada pungutan liar, dan ada lagi soal pendaftaran pangkalan baru yang dipungut hingga ratusan juta rupiah. Cuma itu tidak ada anggaran yang mengalir kesaya," ungkap Hendarto.

Diduga Kuat Oknum Manejer Putri Kalteng Sejahtra Pungut Uang Extra Gas LPG 3 Kg, Hingga 5000 Rupiah Pertabung.

Sampit – Kalteng.

kpksigap Diduga kuat oknum pegawai Agen LPG 3 Kg, bersubsidi yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Mentawabaru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, ( Kotim ) melakukan pungutan liar ( pungli ) kepada sejumlah pangkalan, diketahui Agen tersebut beenama Putri Kalteng Sejahtra ( PKS ) yang bergerak dibidang Gas LPG 3 Kg, yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Mentawabaru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Informasi yang didapat praktik pungutan liar itu sudah berjalan cukup lama namun hingga saat ini belum tersentuh pihak aparat penegak hukum ( APH )

Sumber informasi yang diperoleh media ini dilokasi Rabu 25 April 2026 menyebutkan, pungutan liar itu memang benar ada, dan itu dilakukan oleh oknum pegawai Agen Gas LPG 3 Kg, sendiri terhadap sejumlah pangkalan, ironisnya pola pengutan liar yang dilakukan oleh beberapa oknum pegawai Agen itu berfareasi dari 2000 rupiah, hingga 5000 rupiah pertabung.

” Jumlah pangkalan yang notabenya dibawah Agen Putri Kalteng Sejahtra ( PKS ) kurang lebih ada 30 pangkalan.
Pola pungutan liar itu dilakukan setiap kali pengiriman, pangkalan diwajibkan menbayar uang extra ada yang 2000 rupiah, dan ada yang 5000 rupiah, tergantung jonanya, untuk pembayaran uang estra itu dikirim melalui nomor rekening Manejer, seperti biasa.
Sementara sumber lain yang bisa dioercaya menyebutkan, adanya pembayaran pangkalan baru ke Putri Kalteng Sejahtra ( PKS ) sangat mencekik, informasinya ada beberapa pangkalan yang membayar daftar pangkalan baru hingga ratusan juta rupiah, ‘ katanya.
Ada teman saya yang bayar sampai Rp = 170, 000.000 juta rupaih, dan ada juga yang kena Rp = 190,000.000 juta rupiah, apakah itu benar ya sampai segitu buat bikin pangkalan LPG 3 Kg, yang baru daftarnya,” katanya.

Infonya sih berbayar pangkalan baru itu langsung dengan Adminya berinisial AT. ada beberapa pangkalan baru.
Sementara menurut Hendarto, Derektur Utama PT. Putri Kalteng Sejahtra, ( PKS ) ketika dikonfirmasi media ini Rabu 25 April 2026 sekira pukul 09.00. Wib membenarkan informasi itu dan itu bukan saya yang melakukan, pertama ada pungutan liar, dan ada lagi soal pendaftaran pangkalan baru yang dipungut hingga ratusan juta rupiah.
Cuma itu tidak ada anggaran yang mengalir kesaya,” ungkap Hendarto. (M.yunus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *