Pontianak,kpksigap.com – Polda Kalbar (27/02/2025) – Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang merajut kepedulian, menebar cinta, dan mempererat persaudaraan.
Dengan semangat kebersamaan, Polresta Pontianak bersama aliansi mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) dalam Bakti Sosial (Baksos) Polri Presisi, sebuah aksi nyata yang membawa harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Pontianak, kegiatan ini lebih dari sekadar rutinitas tahunan. Ini adalah pesan bahwa di tengah dunia yang bergerak cepat, kepedulian adalah energi yang harus terus dijaga.
Bantuan yang Lebih dari Sekadar Paket Sembako
Sebanyak 500 paket sembako disiapkan dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Tak hanya itu, 200 paket khusus didistribusikan langsung oleh mahasiswa ke berbagai titik di Kota Pontianak, memastikan bahwa setiap tangan yang membutuhkan tidak terlewatkan.
Namun, aksi ini bukan hanya tentang memberikan bantuan. Lebih dari itu, ini adalah tentang menghadirkan kehangatan, membangun koneksi, dan memastikan bahwa setiap orang merasa diperhatikan.
“Kami tidak ingin ini hanya jadi seremoni. Ini adalah gerakan hati. Kami ingin bantuan ini sampai dengan penuh rasa kasih,” ujar seorang mahasiswa yang ikut turun langsung ke lapangan.
Polri Presisi: Hadir, Peduli, Menginspirasi
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi, menegaskan bahwa kepolisian bukan hanya sekadar penegak hukum, tetapi juga pilar sosial yang berperan aktif dalam kehidupan masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan. Bakti sosial ini adalah bentuk nyata Polri Presisi: lebih dekat, lebih peduli, dan lebih bermakna,” ujarnya.
Di bulan suci ini, Polresta Pontianak ingin memastikan bahwa kepedulian bukan hanya slogan, tetapi tindakan nyata.
Mahasiswa dan OKP: Energi Muda, Jiwa Sosial
Dalam aksi ini, peran mahasiswa dan OKP bukan hanya sebagai relawan, tetapi sebagai pionir perubahan sosial. Mereka membuktikan bahwa generasi muda tidak hanya sibuk dengan dunia akademik dan teknologi, tetapi juga memiliki empati yang tinggi terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Kami percaya bahwa sekecil apa pun bantuan, jika diberikan dengan ketulusan, akan membawa dampak besar. Ini bukan hanya tentang memberi, tapi juga tentang menumbuhkan budaya kepedulian yang harus terus dijaga,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa.
Bagi mereka, kegiatan ini bukan hanya sekadar partisipasi, tetapi sebuah panggilan jiwa untuk terus berbagi.
Lebih dari Berbagi, Ini tentang Merangkul Sesama
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, aksi sosial ini menjadi pelita di tengah kegelapan, membuktikan bahwa di dunia yang sering terasa individualistis, masih ada hati-hati yang peduli.
Ini bukan hanya tentang membagikan sembako, tetapi tentang menanamkan semangat berbagi. Tentang memastikan bahwa Ramadhan tahun ini bukan hanya bermakna bagi mereka yang mampu, tetapi juga bagi mereka yang sedang berjuang.
Dengan semangat yang terus membara, Ramadhan 1446 H hadir sebagai pengingat bahwa kebersamaan dan cinta adalah esensi kehidupan.
Selamat menyambut Ramadhan! Mari jadikan bulan ini lebih dari sekadar ibadah, tetapi juga momentum untuk merangkul sesama dengan penuh kasih.
Sumber : Humas Polresta Pontianak
Editor : Rahmad Maulana



